Berita Viral

Kernet ALS Asal Sibolga Selamat tapi Trauma, Santunan Jasa Raharja untuk 17 Orang Korban Tewas

Tragedi maut antara bus ALS dan truk tangki minyak di Jalinsum Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (6/5/2026), menyisakan luka mendalam

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Facebook
BUS KECELAKAAN MAUT -- Kondisi bus ALS yang mengalami kecelakaan lalu terbakar di Simpang Danau Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Rabu (6/5/2026). Dari informasi dihimpun, sebanyak 6 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan ini. (Facebook/Beni Fernades) 

TRIBUN-MEDAN.COM – Tragedi kecelakaan maut antara bus Antar Lintas Sumatra (ALS) dan truk tangki minyak di Jalinsum Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (6/5/2026), menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban.

Tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi para penyintas yang selamat dengan kondisi fisik maupun psikis yang terguncang.

Fadli (29), kernet bus ALS asal Kota Sibolga, Sumatera Utara, menjadi salah satu dari sedikit orang yang berhasil menyelamatkan diri.

Ia melompat keluar dari jendela depan bus yang pecah sesaat setelah tabrakan keras.

Namun, pengalaman itu meninggalkan trauma berat. “Saya bahkan melihat salah satu penumpang perempuan keluar dengan kondisi baju terbakar,”kenang Fadli.

Kini ia berencana berhenti bekerja sebagai kernet bus.

Baginya, tragedi yang menewaskan belasan orang itu menjadi titik balik hidup.

Armada Tua, Perjalanan Panjang

Bus ALS dengan nomor polisi BK-7778-DL diketahui telah beroperasi hampir 25 tahun.

Menurut Fadli, armada itu sebenarnya sudah dijadwalkan menjalani peremajaan pada Oktober 2026.

Sebelum kecelakaan, bus sempat mengalami masalah radiator di Lahat.

Sopir yang kemudian tewas dalam insiden itu mengambil alih kemudi dari Empat Lawang, sempat bongkar barang di Lubuklinggau, sebelum akhirnya bertabrakan dengan truk tangki minyak bernomor BG-8196-QB.

Baca juga: Kernet Bus Ungkap Detik Memilukan Selamatkan Diri, Lihat Penumpang Tidur Pulas Saat Bus ALS Terbakar

Baca juga: Istri Sopir ALS yang Tewas Kecelakaan di Sumsel Ungkap Gelagat Tak Biasa Suami sebelum Berangkat

Koreksi Jumlah Korban

Direktur Utama PT ALS, Chandra Lubis, menyebut total orang dalam bus mencapai 18 orang.

Rincian awal menyebut 14 meninggal dunia dan 4 dirawat intensif.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved