Berita Viral
Serka M Nasir Pasang Badan untuk Dua Juniornya: Untuk Masalah Hukuman Serahkan pada Saya
Tiga oknum TNI Serka M Nasir, Kopda Feri Herianto, dan Serka Frengky Yaru diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang di Pengadilan Militer II-08
TRIBUN-MEDAN.COM - Sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Selasa (5/5/2026) membuka tabir baru atas kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta.
Tiga oknum TNI; Serka M Nasir, Kopda Feri Herianto, dan Serka Frengky Yaru, duduk di kursi terdakwa, namun sorotan utama tertuju pada sosok Serka M Nasir.
Dalam persidangan, Serka M Nasir mengakui bahwa dirinya menerima perintah dari Dwi Hartono dan Joko Pamuntas untuk menculik M Ilham Pradipta.
Perintah itu, menurutnya, hanya sebatas membawa korban dan menyerahkannya kepada tim penjemput.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan eskalasi yang berujung pada kematian.
Detik-Detik Korban Berontak
Serka Nasir menjelaskan bahwa korban diterimanya dalam kondisi tangan terikat, mata tertutup lakban, dan mulut dilakban.
Saat dipindahkan ke mobil yang ditumpanginya, lakban di mulut korban sempat terlepas sehingga korban berteriak.
Nasir kemudian membelit mulut korban dengan handuk.
Di dalam mobil, korban berbaring di lantai.
Karena kaki tidak terikat, korban masih bisa berontak dan menendang.
Nasir mengaku menginjak perut dan dada korban masing-masing satu kali dengan tumit kanan dan kiri, saat mobil melaju di Tol Bekasi sekitar pukul 22.00 WIB.
Visum yang Menggugurkan Pengakuan
Oditur militer pun mempertanyakan pengakuan Nasir.
Hasil visum menunjukkan adanya patah tulang rusuk, yang menurut oditur tidak sesuai dengan klaim Nasir.
Kacab Bank BUMN Ilham Pradipta
Muhammad Ilham Pradipta
Pelaku Pembunuhan Ilham Pradipta
Mohammad Ilham Pradipta
Otak Pembunuhan Ilham Pradipta
Serka Nasir Bela Dua Juniornya
Serka M Nasir Pasang Badan untuk Dua Juniornya
| RESPONS Wakil Ketua Umum PSI Bro Ron Soal Foto 2 Preman yang Memukulnya Senyum di Kantor Polisi |
|
|---|
| AKHIRNYA Presiden Prabowo Putuskan Pengangkatan Kapolri Tetap Melalui Mekanisme Persetujuan DPR RI |
|
|---|
| BALASAN Erin Dipolisikan ART, Bongkar Kelakuan Herawati: Bikin Konten Isi Rumah dan Pakai Baju Anak |
|
|---|
| MAMA Muda di Palembang Diganggu Sejumlah Pemuda, Rumah Dilempari, Diancam Pakai Senpi: Kutembak Kau |
|
|---|
| MARAKNYA Kekerasan Seksual di Ponpes, Anggota DPR RI Usul Bentuk Satgas: Selama Ini Lambat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tiga-tni-di-kasus-penculikan-dan-pembunuhan-kacab-bank.jpg)