Berita Viral
DUDUNG Abdurachman Tanggapi Tudingan Amien Rais ke Seskab Teddy: Adik Saya Sopan Banget Dia
Tudingan politisi Amien Rais dinilai sebuah penyebaran berita bohong dan penecemaran nama baik.
Hal ini dikarenakan, pada Pilpres 2014 lalu, KPU juga melaksanakan rekapitulasi di hotel tersebut.
"Selain DPT harus segera dibenahi, besok perhitungan hasil pemilu jangan pernah di Hotel Borobudur," kata Amien Rais seusai diskusi masalah Daftar Pemilih Tetap, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/3/2019).
Alasannya, menurut mantan anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu, di Hotel Borobudur banyak jin dan genderuwonya.
Selain itu, kata Mantan Ketua MPR itu, di hotel yang terletak di Jakarta Pusat tersebut, banyak peretas alias hacker.
"Mereka banyak jin, banyak genderuwo di sana. Sekali-kali jangan di Hotel Borobudur, banyak sekali hacker," tuturnya.
Pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Amien Rais sering memberikan pernyataan yang kontroversial.
Bahkan ia menyebutnya sebagai "rezim Jokowi-Luhut" yang dinilai ugal-ugalan.
Tak sampai di situ, Amien Rais juga pernah menyebut Jokowi sebagai dalang di balik insiden kecelakaan yang dialami oleh putra sulungnya, Ahmad Hanafi Rais, yang terjadi pada 18 Oktober 2020 lalu.
Pernyataan itu disampaikan Amien Rais kanal YouTube miliknya.
“Keluarga saya termasuk yang dizalimi oleh Jokowi. Anak sulung saya, Ahmad Hanafi Rais, oleh rezim Jokowi, pernah mau dibunuh dengan ploting yang cukup rapi,” ujar Amien.
Amien Rais pun menyebut kala itu Hanafi tengah melakukan perjalanan dari Yogyakarta ke Jakarta.
Namun, disebut-sebut terdapat kejanggalan karena mobil Hanafi diikuti oleh pengendara mobil tak dikenal.
“Bila mobil Hanafi berjalan cepat, dua sedan misterius itu juga berjalan cepat. Bila mobil Hanafi pelan, dua sedan itu juga ikut pelan. Rupanya, di Tol Cipali, km 112 sudah menunggu dua truk besar yang siap menyergap mobil Hanafi. Tentu dua sedan yang dinaiki oleh manusia Iblis itu, sudah berkomunikasi dengan manusia iblis yang lain yang mengendarai dua truk besar dan siap membunuh anak sulung saya,” ujar Amien.
Namun, tidak terdapat bukti yang meyakinkan bahwa Jokowi merupakan dalang di balik kecelakaan tersebut.
Amien Rais juga pernah menuding Jokowi sebagai perencana penembakan yang menyasar pada dirinya.
Ia menyebut bahwa upaya teror penembakan itu dialaminya pada 2014 silam.
Saat itu Amien mengatakan bahwa mobil miliknya sempat ditembak oleh orang tak dikenal (OTK).
Ia menuduh Jokowi menjadi otak adanya teror penembakan tersebut.
Amien menyampaikan, penembakan tersebut dilakukan dalam rangka untuk mempermalukan dirinya.
Sosok yang dituding akan mempermalukannya adalah Jokowi.
"Kalau membunuh saya (Jokowi) mungkin masih pikir-pikir, jadi saya mau dipermalukan. Caranya dia kirim seorang anak muda di malam hari untuk menembak tangki mobil saya supaya ledakan dan kebakaran hebat agar orang sekampung geger," katanya, dikutip dari kanal YouTube miliknya, Selasa (1/7/2025).
Di sisi lain, penembakan terhadap mobil Amien terjadi pada 6 November 2014 di kediamannya di Condong Catur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Mantan Wakil Ketua Umum PAN, Drajad Wibowo menjelaskan, menurut keterangan dari satpam rumah, pelaku langsung kabur setelah melakukan penembakan dengan mengendarai sepeda motor.
Selain itu, nama Amien Rais juga sempat disebut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dalam persidangan tindak pidana korupsi alat kesehatan (alkes) terhadap mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari pada 2017.
Disebutkan bahwa rekening Amien Rais menerima transfer uang sebesar Rp 600 juta secara bertahap pada tahun 2007.
Dana tersebut diduga berasal dari PT Mitra Medidua (suplier Alkes) yang disalurkan melalui rekening Yayasan Sutrisno Bachir Foundation (SBF).
Namun, tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa Amien Rais menerima uang tersebut dan ia tidak ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Harta kekayaan
Amien Rais saat ini bukan merupakan penyelenggara negara, sehingga ia tidak wajib mengunggah LHKPN terbaru.
Artinya, tidak ada laporan kekayaan resmi atas namanya di situs KPK untuk saat ini.
Satu-satunya catatan kekayaan Amien Rais berasal dari laporan tahun 2001, saat masih menjabat sebagai Ketua MPR RI.
Saat itu ia memiliki Harta Kekayaan mencapai Rp1,01 miliar.
Berikut rinciannya:
A. Tanah/bangunan: Rp 186,2 juta
Amien Rais punya dua properti di Sleman dan Yogyakarta
B. Alat Transportasi: Rp 243 juta
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di tribun-jatim
| PENGAKUAN Joki UTBK di Surabaya Terciduk Polisi: Sudah Loloskan 7 Siswa ke PTN Favorit |
|
|---|
| PENGAKUAN Pasutri di Kedari Jual Konten Video Syur Untuk Biaya Hidup, Terkuak Setelah Warga Curiga |
|
|---|
| Dua WNA Tiongkok Bobol Rumah di Bogor Pakai Topeng Lionel Messi, Gasak Uang hingga 150 Gram Emas |
|
|---|
| SOSOK Rehan dan Syahrir Dua Siswa Asal Sulsesl Bobol Situs NASA dan Dihadiahi Rp5 Juta |
|
|---|
| VIRAL Polisi Pangkat AKBP Merokok Sambil Nyetir Tak Terima Ditegur Pengendara Lain, Kini Diperiksa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Dudung-Abdurachman-dilantik.jpg)