Berita Viral
PENGAKUAN Pasutri di Kediri Jual Konten Video Syur Untuk Biaya Hidup, Terkuak Setelah Warga Curiga
Pasangan suami istri di Kediri menjual konten pornografi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar cicilan motor.
TRIBUN-MEDAN.com - Pasangan suami istri di Kediri menjual konten pornografi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar cicilan motor.
Pasangan suami-istri ini ADM (30) dan MAN (22) ditangkap oleh Polres Kediri setelah dilaporkan tetangga.
Warga sekitar curiga dengan aktivitas sehari-hari pelaku di dalam kos di Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto.
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas di lokasi tersebut.
Video yang beredar luas di media sosial dan aplikasi perpesanan instan memicu keresahan hingga akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Achmad Elyasarif Martadinata, menjelaskan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan mendalam di lokasi yang dimaksud.
"Awal mulanya ada laporan dari masyarakat, kemudian kita kembangkan, ternyata kita cek lokasi benar bahwasanya yang bersangkutan tersebut menempati posisi ini," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (5/5/2026).
Baca juga: Dua WNA Tiongkok Bobol Rumah di Bogor Pakai Topeng Lionel Messi, Gasak Uang hingga 150 Gram Emas
Baca juga: Perkembangan ODGJ di Simalungun yang Hobi Gali Kuburan, Ini Keterangan Dinas Sosial
Setelah memastikan keberadaan pelaku, petugas gabungan dari Unit Resmob dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) langsung melakukan penindakan.
Polisi pun berhasil mengamankan kedua pelaku tanpa perlawanan di tempat tinggal mereka.
"Dan benar-benar memang ada, ya Alhamdulillah langsung kita lakukan penyelidikan dan langsung kita lakukan penangkapan terhadap pelaku," tambah Elyasarif.
Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengakui memproduksi video tersebut secara sadar dan terencana. Video dibuat pada Februari 2026 sekitar pukul 01.00 dini hari di kamar kos yang mereka tempati.
Motif ekonomi menjadi alasan utama pasangan tersebut menjalankan aksi tersebut.
Mereka menjual video melalui grup Telegram dengan harga sekitar Rp250 ribu per konten, bahkan menerima permintaan khusus dari pelanggan.
"Kalau untuk nominalnya yang diuntungkan kurang lebih selama ini ada Rp3 jutaan, kurang lebih. Karena dari video-video tersebut ada yang menginginkan, kemudian saling tawar-menawar di situ," terang Elyasarif.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit ponsel yang digunakan untuk produksi dan distribusi video, serta pakaian yang dikenakan saat pembuatan konten.
| Dua WNA Tiongkok Bobol Rumah di Bogor Pakai Topeng Lionel Messi, Gasak Uang hingga 150 Gram Emas |
|
|---|
| SOSOK Rehan dan Syahrir Dua Siswa Asal Sulsesl Bobol Situs NASA dan Dihadiahi Rp5 Juta |
|
|---|
| VIRAL Polisi Pangkat AKBP Merokok Sambil Nyetir Tak Terima Ditegur Pengendara Lain, Kini Diperiksa |
|
|---|
| INILAH Sosok Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba Minta Maaf karena Anak Buahnya Coba Pungli WNA |
|
|---|
| MINTA Maaf karena Anak Buahnya Pungli WNA, Inilah Sosok Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Videosyuurrrsd.jpg)