Berita Viral

Waketum PSI Ditonjok, 2 Pelaku Pemukulan Terhadap Ronald Sinaga Diciduk Polisi

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membenarkan kejadian pemukulan seperti yang viral di media sosial.

Tayang: | Diperbarui:
Tangkapan layar
PEMUKULAN WAKETUM PSI - Insiden pemukulan terhadap Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A. Sinaga alias Bro Ron oleh sekelompok orang menjadi viral di media sosial. 

TRIBUN-MEDAN.com - Insiden pemukulan terhadap Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A. Sinaga alias Bro Ron oleh sekelompok orang menjadi viral di media sosial.

Kini polisi telah mengamankan dua terduga pelaku pemukulan insial MRB dan RO terhadap Bro Ron.

Peristiwa pemukulan itu terjadi di wilayah Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (4/5/2026) pukul 16.22 WIB.

Kasie Humas Polres Jakarta Pusat Iptu Erlin Sumantri menjelaskan kronologis dugaan tindak pidana pemukulan saat korban bersama 15 orang karyawan PT SKS datang melakukan audiensi ke Kantor Michael Putra dan Partners.

Baca juga: Polisi Segera Panggil Erin Dugaan Penganiayaan Terhadap ART, Terancam 2,5 Tahun Penjara

Kedatangan korban itu untuk menuntut terkait gaji karyawan yang belum dibayarkan.

"Karena audiensi tidak dapat bertemu dengan Michael selaku orang yang didemo, akhirnya Polsek Metro Menteng berinisiatif untuk mengadakan mediasi di kantor Polsek Metro Menteng," ucap Iptu Erlin kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).

Awalnnya proses audiensi di lokasi berjalan dengan aman dan kondusif dengan didampingi oleh petugas.

Kemudian muncul sekelompok orang yang tidak dikenal dan tanpa alasan yang jelas melakukan intimidasi dan menghalang-halangi proses audiensi.

Baca juga: Klarifikasi Menkeu Purbaya Usai Isu Bakal Dipecat Karena Sakit hingga Tak Bisa Bangun

"Akibat dari perbuatan dari sekelompok orang tersebut, situasi menjadi panas dan timbul percekcokan sampai dengan akhirnya korban menerima pukulan dari sekelompok orang tersebut," urainya.

Kemudian petugas melerai korban dan terlapor serta mengamankannya untuk dibawa ke Polsek Metro Menteng guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membenarkan kejadian pemukulan seperti yang viral di media sosial.

"Pak Ronald sudah membuat laporan polisi dan sudah kami antarkan untuk di visum serta diminta keterangan, termasuk saksi-saksi," terangnya.

Baca juga: NASIB Pejabat Pajak Sumut Bursok Anthony Dicopot dari Jabatannya Imbas Minta Prabowo-Gibran Mundur

AKBP Braiel menyebut saat ini terduga pelaku sebanyak dua orang sudah diamankan.

"Kedua pelaku saat ini di Polsek Menteng untuk diproses lanjut," kata dia.

Profil Singkat Bro Ron

Melansir dari Wikipedia, Ronald Aristone Sinaga lahir sekitar tahun 1977 di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan.

Ia adalah seorang politikus, eksekutif perusahaan, dan kreator konten asal Indonesia.

Ia aktif di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan pernah mencalonkan diri sebagai Ketua Umum partai tersebut.

Ronald juga dikenal atas keterlibatannya dalam pengungkapan dugaan penyelewengan dana publik.

Ia menempuh pendidikan tinggi di Amerika Serikat, termasuk studi sarjana dan pascasarjana di University of Illinois at Urbana-Champaign.

Sebelum aktif dalam dunia politik, Ronald memiliki pengalaman profesional di berbagai sektor.

Ia pernah menjabat sebagai eksekutif di sejumlah perusahaan media, antara lain di PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh (Trans7), PT Net Mediatama Televisi (NET TV), dan PT Link Net Tbk.

Di awal kariernya, ia juga pernah bekerja sebagai perawat dan salesman mobil.

Selain bekerja di sektor swasta, Ronald juga aktif sebagai kreator konten di berbagai platform digital.

Ronald bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilu 2024 dari daerah pemilihan Jawa Barat V.

Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua I PSI Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Barat.

Pada tahun 2025, ia mendaftarkan diri sebagai kandidat Ketua Umum PSI.

Ia menjadi pendaftar pertama dan mendapat dukungan dari enam Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) serta 36 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI, melebihi jumlah dukungan minimal yang dipersyaratkan.

Ketua Umum PSI saat itu, Kaesang Pangarep, disebut sempat menantangnya untuk maju sebagai calon dalam kontestasi kepemimpinan partai.

Akhirnya kontestasi itu dimenangkan Kaesang dan Bro Ron menjadi Waketum PSI. 

Ronald tergolong politisi yang vokal. 

Ronald terlibat dalam pelaporan dugaan penyimpangan dana bantuan pendidikan.

Ia mengungkap adanya potensi penyalahgunaan dana Program Indonesia Pintar (PIP) oleh pihak sekolah, dengan estimasi dana sebesar Rp 2 miliar yang berhasil diselamatkan.

Ia juga aktif menyoroti isu terkait penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).[2]

Salah satu aksinya yang sempat menarik perhatian publik adalah saat ia memviralkan baliho milik politikus Adian Napitupulu.

(Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved