Berita Viral

Sosok Gatot Nurmantyo, Eks Panglima TNI Ungkap Dicopot Jokowi Perkara Tak Naikkan Pangkat Jenderal

Gatot tak langsung menaikkan pangkat Pati TNI tersebut, tetapi ia melakukan pengecekan rekam jejak terlebih dahulu.

Tayang:
Twitter
GATOT NURMANTYO - Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo tengah menjadi sorotan usai menceritakan pengalamannya dicopot dari jabatannya oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) lantaran tak mewujudkan permintaan Jokowi. 

TRIBUN-MEDAN.com - Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo tengah menjadi sorotan usai menceritakan pengalamannya dicopot dari jabatannya oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) lantaran tak mewujudkan permintaan Jokowi.

Purnawirawan jenderal bintang empat tersebut mengaku bahwa dirinya pernah dimintai bantuan oleh Jokowi untuk menaikkan pangkat seorang perwira tinggi (Pati) agar menjadi jenderal bintang tiga.

Namun, Gatot tak langsung menaikkan pangkat Pati TNI tersebut, tetapi ia melakukan pengecekan rekam jejak terlebih dahulu.

Hal tersebut diungkapkan Gatot Nurmantyo saat berpidato dalam acara Milad ke-5 Partai Ummat di Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta, Minggu (3/5/2026).

Baca juga: Rekaman Detik-detik Kades Mujiono Tewas Leher Terikat Selang di Kantornya, Punya Utang Rp370 Juta

"Saya buka aja sekarang biar Pak Jokowi marah. Ketika Pak Jokowi minta, 'Pak Panglima ini tolong dong naikkan bintang tiga.' 'Oh, baik Pak, saya cek dulu Pak.'," kata Gatot, dikutip dari tayangan kanal YouTube Partai Ummat.

"Saya periksa. Enggak ada yang enggak pernah saya periksa. Periksa," sambungnya.

Gatot lantas memberikan sebuah lembaran kepada Pati TNI yang hendak dinaikkan pangkatnya tersebut.

Menurutnya, Pati TNI tersebut memiliki kesalahan.

"Setelah berat badannya turun 6 kilogram, saya kasih lembaran. 'Ini kesalahanmu, mau dilanjutkan apa tidak?' 'Kalau kamu enggak mau, lapor lewat jalur mana, bilang'," tegas Gatot.

Setelah itu, Gatot dipanggil untuk menghadap Jokowi.

Baca juga: Awal Mula Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Respons Sang Dokter: Keyakinan Bukan Dokumen

Ia menyebut bahwa Pati TNI tersebut masih nyaman menduduki posisinya itu.

Gatot pun tidak menaikkan Pati TNI tersebut menjadi jenderal bintang 3.

Namun, menurut Gatot, akibat hal tersebut ia lantas diberhentikan dari jabatannya sebagai Panglima TNI.

"Besoknya saya dipanggil (Jokowi), 'Pak Panglima, dia masih suka di sana.' 'Oh iya Pak, nggak apa-apa, Pak. Bagus Pak dia di sana aja.' Nggak jadi naik bintang tiga dia," ujar Gatot.

"Itu berulang kali. lama-lama ketawa juga saya kan. Ya sudah, ditendanglah saya gitu kan enggak nurut," pungkasnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved