Aktivis KontraS Disiram Air Keras

Terungkap Motif Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Berawal dari Protes UU TNI di Hotel

Penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus berawal dari aksi protes korban terhadap revisi undang-undang TNI

Tayang:
TRIBUN MEDAN/TRIBUNNEWS
Wajah dua terduga pelaku penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yang diungkap Polda Metro Jaya dalam konferensi pers, Kamis (18/3/2026). 

Saat itu, Nandala Dwi Prasetia dan Sami Lakka menuju arah YLBHI, sedangkan Edi dan Budhi menuju Kwitang. 

Namun, sebelum lampu merah Atrium Senen, Jakarta Pusat, keduanya berbalik arah untuk memantau sekitar kantor KontraS.

Sekitar pukul 18.30 WIB, Nandala dan Sami berhenti di warung kopi wilayah Cikini, Jakarta Pusat, untuk berbuka puasa.

Kemudian, mereka ke kantor YLBHI di Menteng, Jakarta Pusat, tempat Andrie mengisi podcast malam itu.  

Mereka menunggu di seberang jalan sambil mondar mandir. Upaya pengintaian sempat tak membuahkan hasil.

Edi mengajak terdakwa lainnya kembali. Namun, saat hendak pulang, Nandala melihat korban keluar dari kantor YLBHI.

"Andrie Yunus sedang naik sepeda motor warna kuning keluar kantor YLBHI dan berkata 'itu si Andrie Yunus orangnya keluar pake motor kuning'," ujar Iswadi. 

Para terdakwa kemudian membuntuti Andrie Yunus dari belakang. Korban bergerak ke arah Salemba, lalu sebelum persimpangan Jalan Salemba dan Jalan Talang, Jakarta Pusat, Edi dan Budhi mendahului korban, sedangkan Nandala berada di belakang motor korban.

"Budhi memperlambat kecepatan sambil menunggu sepeda motor Andrie Yunus mendekat, pada saat berpapasan, Edi langsung menyiramkan cairan kimia tersebut ke bagian tubuh Andrie Yunus, yang juga mengenai Edi," kata dia. 

"Edi langsung menjatuhkan botol tumbler dan langsung meninggalkan lokasi kejadian lurus ke arah RSCM sedangkan Nandala dan Sami lurus ke arah jalan Pramuka menuju Mess Bais TNI," ujar dia.

Saat itu, Andrie Yunus langsung menjatuhkan sepeda motornya dan berteriak meminta tolong sambil meletakkan tas serta membuka jaket dan baju yang dikenakan.

"Masyarakat di sekitar membantu dengan memberikan air. Selanjutnya saat itu Andrie Yunus mencuci wajahnya," kata Iswadi.

Setelah itu, Andrie Yunus pulang tanpa mengenakan baju ke mess Kontras dengan sepeda motor.

Ia meronta kesakitan hingga terdengar oleh warga sekitar. Setelah melihat kondisi Andrie Yunus, warga sekitar membawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). 

(Tribun-Medan.com)

Sumber: kompas.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved