Berita Viral

Pengakuan Pihak Taksi Hijau Dituding Penyebab Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi

Manajemen taksi hijau Green SM Indonesia akhirnya angkat bicara terkait insiden kecelakaan

TRIBUN MEDAN/(Dok./Tangkapan layar video akun X TMC Polda Metro Jaya)
KECELAKAAN KERETA - Taksi hijau Green SM ditabrak KRL di sekitar Stasiun Bekasi Timur, Senin (26/4/2026). 

Gerbong KA Argo Bromo menerobos masuk ke gerbong KRL di bagian belakang dan gerbong wanita.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, mengungkapkan bahwa insiden ini diduga bermula dari KRL yang menabrak taksi hijau di perlintasan.

Dia menduga insiden di perlintasan tersebut menjadi salah satu faktor yang berujung pada tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL.

“Kejadian ini dimulai dengan adanya temperan taksi hijau di JPL 85. Sehingga ini yang kami curigai itu membuat sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplacement Bekasi Timur ini agak terganggu,” ucapnya di Stasiun Bekasi Timur.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Berdasarkan laporan yang dihimpun TribunnewsBogor.com, kabarnya ada 29 penumpang KRL yang dievakuasi akibat insiden tersebut.

Sebelumnya diberitakan, KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam.

Salah satu penumpang KRL, Munir, mengatakan bahwa peristiwa bermula saat kereta yang ia tumpangi dari arah Jakarta menuju Cikarang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

Menurut dia, KRL tersebut berhenti setelah sebelumnya terjadi insiden di perlintasan, yakni KRL dari arah Cikarang menuju Bekasi menabrak mobil taksi berwarna hijau.

Akibat insiden tersebut, perjalanan kereta terganggu dan rangkaian KRL sempat berhenti di stasiun.

Pada saat bersamaan, dari arah belakang melintas KA Argo Bromo Anggrek yang kemudian menghantam rangkaian KRL tersebut.

"Pokoknya ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai nembus gerbong," kata Munir di lokasi, Senin (27/4/2026).

Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, mengungkapkan bahwa insiden ini diduga bermula dari KRL yang menabrak taksi hijau di perlintasan.

Dia menduga insiden di perlintasan tersebut menjadi salah satu faktor yang berujung pada tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL.

“Kejadian ini dimulai dengan adanya temperan taksi hijau di JPL 85. Sehingga ini yang kami curigai itu membuat sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplacement Bekasi Timur ini agak terganggu,” ucapnya di Stasiun Bekasi Timur.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Artikel sudah tayang di Kompas.com

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved