Berita Viral
NASIB Dekan di Universitas Bengkulu Jadi Tersangka, Nekat Aniaya Guru Besar Perkara BKD
Penetapan tersangka tersebut dibenarkan Kapolsek Muara Bangkahulu AKP Muhammad Taslim, saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2026).
Beberapa menit kemudian, saat AR keluar dan melihat korban masih berada di ruangan, situasi kembali memanas.
Baca juga: Mantan Rektor Unimed Prof Syawal Gultom Meninggal, Dunia Akademik Berduka
Dalam laporannya ke polisi, Wahyu Widada mengaku mendapat perlakuan kasar.
Ia menyebut bajunya ditarik dan tubuhnya didorong ke arah pintu. Selain itu, korban juga mengaku mengalami cekikan di bagian leher hingga menimbulkan luka cakar.
“Baju saya ditarik, lalu saya dicekik dan dipukul,” ujarnya.
Korban juga menyebut tangan kanannya mengalami luka gores akibat dorongan tersebut.
Sebelum membawa perkara ini ke ranah hukum, korban mengaku sempat mencoba menyelesaikan persoalan melalui jalur internal kampus.
Ia mendatangi pimpinan universitas, termasuk rektor dan wakil rektor, agar persoalan tersebut dapat ditengahi secara institusional.
Namun upaya itu disebut tidak membuahkan hasil.
Karena merasa tidak mendapatkan keadilan, korban akhirnya membuat laporan resmi ke Polsek Muara Bangkahulu.
(Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Dosen di Bengkulu Jadi Tersangka
Dosen Aniaya Guru Besar di Bengkulu
Dekan di Bengkulu Jadi Tersangka
Dekan Aniaya Guru Besar di Bengkulu
| Peti Jenazah Dibalut Bendera Merah Putih, Penghormatan pada Kopda Anm Rico Gugur di Lebanon |
|
|---|
| Arti Shut Up KDM yang Viral di Media Sosial, Serta Tanggapan Dedi Mulyadi |
|
|---|
| SOSOK Anita Palupy Indahsari, S.Pd, Kepala Sekolah Daycare Little Aresha Disorot Kasus Penganiayaan |
|
|---|
| Alasan Keji Pelaku Penganiayaan 53 Anak di Daycare Aresha, Sengaja Ikat Kaki Karena Tak Mau Repot |
|
|---|
| Isi Pernyataan Lengkap Rudy Masud soal Kursi Pijat Rp 125 Juta: Saya Tidak Mencari Alasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Dekan-aniaya-guru-besar.jpg)