Berita Viral
Arti Shut Up KDM yang Viral di Media Sosial, Serta Tanggapan Dedi Mulyadi
"Shut up KDM" adalah frasa untuk Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat untuk tidak ikut campur dalam urusan Persib.
Ringkasan Berita:
- Spanduk bertuliskan Shut Up KDM terbentang di tribun utara GBLA saat Persib Bandung menghadapi Arema FC
- Spanduk itu merupakan bentuk kritik terhadap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
- Para suporter dan pecinta sepak bola meminta agar KDM tidak ikut campur dalam masalah internal Persib
- KDM pun mengucapkan terima kasih atas pembentangan spanduk itu. Ia memahami bahwa ada sebuah keinginan agar profesionalisme sepak bola tetap terjaga tanpa tercederai oleh politik
TRIBUN-MEDAN.COM,- Sebuah spanduk raksasa bertuliskan Shut Up KDM viral di media sosial.
Usut punya usut, ternyata spanduk itu dibentangkan di tribun utara Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), ketika Persib Bandung menghadapi Arema FC pada 24 April 2026.
Setelah foto-foto dan videonya menyebar, spanduk bertuliskan Shut Up KDM itu pun viral.
Baca juga: Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Akan Disidangkan, Mahfud MD: Kalau Tidak Logis . . .
Sontak, banyak netizen yang penasaran dengan arti dan maksud dari spanduk tersebut.
Sebab, KDM sendiri diduga merujuk pada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Selama ini, Dedi Mulyadi kerap disapa Kang Dedi Mulyadi yang disingkat dengan KDM.
Di media sosial, KDM dikenal sebagai pribadi yang dicitrakan dekat dengan masyarakat.
Ia juga kerap dicitrakan sebagai sosok yang baik hati, dan kerap menolong masyarakat miskin.
Baca juga: SOSOK Anita Palupy Indahsari, S.Pd, Kepala Sekolah Daycare Little Aresha Disorot Kasus Penganiayaan
Oleh karena itu, ketika spandung bertuliskan Shut Up KDM viral, banyak yang bertanya apa arti dan maksud dari spanduk tersebut.
Arti Shut Up KDM
Shut up KDM dimaknai secara luas oleh masyarakat, khususnya para pecinta sepak bola Persib Bandung.
Shut up dalam bahasa Inggris berarti "diam" atau "tutup mulut".
KDM adalah inisial Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.
Baca juga: Alasan Keji Pelaku Penganiayaan 53 Anak di Daycare Aresha, Sengaja Ikat Kaki Karena Tak Mau Repot
Secara keseluruhan, ini seruan agar Dedi Mulyadi diam terkait urusan klub Persib.
Ini sebagai kritik atas keterlibatan pejabat dalam internal Persib, yang dianggap suporter sebagai milik publik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Shut-Up-KDM.jpg)