Berita Viral
KENAPA Gubernur Kaltim Berani Menyenggol Presiden Prabowo dan Hashim?
Sejumlah kebijakan Rudy dianggap kontroversial, mulai dari penunjukan adik sendiri dalam pemerintahan hingga pengadaan fasilitas mewah.
TRIBUN-MEDAN.COM – Hubungan antara Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud dan Presiden Prabowo Subianto belakangan menjadi sorotan publik.
Sejumlah kebijakan Rudy dianggap kontroversial, mulai dari penunjukan adik sendiri dalam pemerintahan hingga pengadaan fasilitas mewah.
Presiden Prabowo pun turun tangan, memberi peringatan keras agar kepala daerah tidak menantang pemerintah pusat dan lebih disiplin dalam mengelola anggaran.
Nepotisme yang Dibela dengan Hak Prerogatif
Rudy Masud menunjuk adiknya, Hijrah Masud, sebagai Wakil Ketua Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP).
Langkah ini memunculkan dugaan nepotisme.
Rudy membela diri dengan membandingkan keputusannya dengan Presiden Prabowo yang menunjuk Hashim Djojohadikusumo sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim.
“Sama, pak Hashim juga begitu. Apa bedanya pak Hashim dengan bapak presiden, kan dia percayakan, itu memang hak prerogratif,” kata Rudy.
Namun, publik menilai pembelaan ini justru memperkuat kesan Rudy menyamakan dirinya dengan presiden, padahal konteks dan skala tanggung jawab berbeda.
Baca juga: PENGAKUAN Gubernur Kaltim Rudy Masud Ogah Temui Demonstran Depan Kantornya: Saya Dilempar Gimana?
Kursi Pijat Rp125 Juta dan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar
Kontroversi lain muncul ketika Rudy menginginkan kursi pijat seharga Rp125 juta, dengan alasan kelelahan mengemudi sendiri menempuh perjalanan panjang.
Publik menilai pengadaan ini tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran.
Kemudian, muncul polemik pengadaan mobil dinas mewah senilai Rp8,5 miliar.
Sentilan Presiden Prabowo membuat Rudy akhirnya meminta maaf dan mengembalikan kendaraan tersebut.
Ia berjanji mengalihkan anggaran ke sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Gubernur Kaltim vs Presiden Prabowo
Gubernur Kaltim Bandingkan dengan Presiden Prabowo
Gubernur Kaltim Anggarkan Kursi Pijat
Gubernur Kaltim Anggarkan Kursi Pijat Rp 125 Juta
Gubernur Kaltim Senggol Presiden Prabowo
| Beda dengan Partai Lain, Golkar Nilai Usulan KPK terkait Parpol Sangat Cerdas dan Selaras UUD 1945 |
|
|---|
| Mantan Karyawan Bongkar Kekejaman Daycare Little Aresha di Jogja yang Tidak Manusiawi |
|
|---|
| Gubernur Rudy Masud Pamer Pencapaian, Protes Kabar Negatif Soal Rumdin Rp25 M dan Mobil Rp8,5 M |
|
|---|
| SOSOK Cole Allen Pelaku Penembakan di Acara Donal Trump: Lulusan Kampus Ternama dan Guru Berprestasi |
|
|---|
| Gubernur Kaltim vs Presiden Prabowo: Dari Nepotisme hingga Kursi Pijat dan Mobil Dinas Mewah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gubernur-Kaltim-vs-Presiden-Prabowo.jpg)