Berita Viral

SOSOK Cole Allen Pelaku Penembakan di Acara Donal Trump: Lulusan Kampus Ternama dan Guru Berprestasi

Sosok penembak di acara Presiden AS Donald Trump di White House Correspondents' Dinner (WHCD) telah terkuak.

TRIBUN MEDAN
Pelaku penembakan di acara jamuan makan Gedung Putih yang diunggah Donald Trump ke media sosialnya. (Truth Social/Donald J. Trump) 

TRIBUN-MEDAN.com - Sosok penembak di acara Presiden AS Donald Trump di White House Correspondents' Dinner (WHCD) telah terkuak. 

Otoritas keamanan mengidentifikasi tersangka sebagai Cole Tomas Allen (31), seorang pria asal Torrance, California, yang memiliki latar belakang pendidikan mentereng.

Namun kini terancam hukuman berat atas aksi nekatnya menyerang elite politik Amerika Serikat.

Cole Allen diketahui merupakan lulusan dari institusi teknologi bergengsi dunia, California Institute of Technology (Caltech), pada tahun 2017.

Tak hanya itu, penelusuran rekam jejaknya mengungkap bahwa Allen pernah bekerja di sebuah firma bimbingan belajar bernama C2 Education.

Ironisnya, pria yang kini dijuluki sebagai "serigala sendirian" (lone wolf) oleh Presiden Trump ini sempat meraih penghargaan "Teacher of the Month" pada Desember 2024.

Kontrasnya latar belakang sebagai pendidik berprestasi dengan aksi kekerasan bersenjata ini menjadi fokus penyelidikan intensif FBI dan kepolisian setempat.

Kronologi Serangan "Brutal" di Washington Hilton

Kepala Polisi Metropolitan D.C., Jeff Carroll, mengungkapkan bahwa Allen bertindak sangat terencana.

Tersangka diketahui menginap di Hotel Washington Hilton sebagai tamu sebelum melancarkan aksinya.

Saat mencoba menerobos pos pemeriksaan keamanan, Allen dipersenjatai dengan senapan mesin (shotgun), pistol, serta sejumlah pisau.

Setidaknya lima hingga delapan tembakan dilepaskan dalam insiden tersebut.

Seorang agen Secret Service terkena tembakan, namun nyawanya terselamatkan berkat rompi anti-peluru.

Presiden Trump sendiri sempat mengunggah foto Allen yang bertelanjang dada dengan tangan terikat di lantai hotel melalui akun Truth Social-nya pasca-penangkapan.

Motif dan Ancaman Hukuman Mati

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved