Berita Viral
Akhir Nasib Aipda Robig Polisi Tembak Pelajar Kini Terbukti Pakai Narkoba, Dipindah ke Nusakambangan
Beginilah akhir nasib Aipda (nonaktif) Robig Zaenudin polisi yang tembak pelajar SMK hingga tewas dan terbukti pakai narkoba hingga
Temuan itu kemudian menjadi catatan bagi pihak lapas hingga berujung pada pemindahan ke lapas dengan tingkat pengamanan tinggi di Nusakambangan.
Meski demikian, polisi belum memastikan peran Robig dalam dugaan kasus narkoba tersebut.
“Apakah sebagai pengedar atau pengguna, ini masih didalami oleh Direktorat Narkoba Polda Jawa Tengah."
"Termasuk asal barangnya dari mana, masih dalam penyelidikan,” ungkap dia.
Kombes Artanto menambahkan, siapa pun yang terlibat dalam tindak pidana narkoba akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Di sisi lain, kuasa hukum keluarga korban penembakan, Zainal Abidin alias Zainal “Petir”, menyebut temuan itu seolah menjawab kecurigaannya sejak awal.
“Saya sejak lama sudah menduga bahwa Robig dalam keadaan tidak normal.
Pasti dia sedang ada masalah, keyakinan saya ada kaitan dengan narkoba,” kata Zainal.
Baca juga: UPDATE Pak Kades Laporkan Anggota DPRD Berhubungan Gelap dengan Istrinya, Polisi Periksa 2 Orang
Dia menilai tindakan penembakan yang dilakukan Robig terhadap para pelajar pada November 2024 lalu tergolong brutal dan tidak wajar.
Zainal juga mengaku pernah memperoleh informasi dari seorang narapidana saat mendampingi klien di Lapas Kedungpane, yang menyebut Robig diduga terkait peredaran narkoba dalam jumlah besar.
“Saya dapat informasi bahwa Robig tersangkut peredaran 15 kilogram narkoba,” ungkap dia.
Meski belum terverifikasi, informasi tersebut menurutnya memperkuat dugaan adanya keterkaitan Robig dengan jaringan narkoba yang lebih luas.
Sementara itu, Kombes Pol Artanto menanggapi bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait informasi tersebut.
Zainal mendorong agar aparat kepolisian tidak berhenti pada temuan permukaan, tetapi mengusut kemungkinan adanya jaringan yang beroperasi, termasuk dari dalam lembaga pemasyarakatan.
Dia juga meminta agar proses penyelidikan dilakukan secara transparan, termasuk membuka kembali fakta-fakta awal saat kasus penembakan pertama kali ditangani.
*/tribun-medan.com
artikel ini telah tayang di Tribunjateng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Aipda-Robig-Zaenudin-anggota-Satnarkoba-Polrestabes.jpg)