Berita Viral

Fakta Mengejutkan 103 Anak di Daycare Yogyakarta, 53 Jadi Korban Kekerasan, Ortu Ada Lihat Lebam

Dari jumlah tersebut, 53 anak diketahui mengalami kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh oknum pengasuh.

Tribunjogja.com/Miftahul Huda
TIDUR KAKI TERIKAT - Kolase daycare digerebek Polresta Yogyakarta dan bayi bayi tanpa baju terikat tali dugaan kekerasan penitipan anak. Salah satu wali murid berinisial HF, tak menyangka bahwa para pengasuh daycare tersebut bertindak keji kepada anak-anak. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kasus dugaan kekerasan di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta menggemparkan publik setelah terungkap jumlah korban yang tidak sedikit.

Sebanyak 103 anak dilaporkan terdampak dalam peristiwa ini, menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan orang tua.

Dari jumlah tersebut, 53 anak diketahui mengalami kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh oknum pengasuh.

Peristiwa ini mencuat setelah adanya laporan dari orang tua yang menemukan kejanggalan pada kondisi anak mereka.

Sejumlah anak disebut mengalami luka lebam hingga trauma yang memerlukan pendampingan lebih lanjut.

Pihak berwenang pun langsung turun tangan untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Puluhan orang telah diamankan guna dimintai keterangan terkait dugaan praktik kekerasan tersebut.

DAYCARE JOGJA - Pengelola Daycare Little Aresha di Umbulharjo masih simpang siur, nama seperti Diyah Kusumastuti beredar di media sosial.
DAYCARE JOGJA - Pengelola Daycare Little Aresha di Umbulharjo masih simpang siur, nama seperti Diyah Kusumastuti beredar di media sosial. (IST)

Kasus ini menjadi sorotan luas karena menyangkut keselamatan anak-anak di lingkungan yang seharusnya aman.

Masyarakat kini menunggu proses hukum berjalan serta berharap adanya perlindungan maksimal bagi para korban.

Seperti diketahui, fakta mengejutkan kembali terungkap dalam kasus dugaan kekerasan di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Polresta Yogyakarta mencatat jumlah total korban mencapai 103 anak, dengan puluhan di antaranya terkonfirmasi mengalami kekerasan fisik.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Rizky Adrian, menjelaskan bahwa ratusan anak tersebut berada dalam rentang usia yang sangat rentan, yakni mulai dari bayi berusia 0 hingga balita.

 Berdasarkan data yang dihimpun penyidik, tindakan kekerasan terdeteksi dialami oleh lebih dari separuh total anak yang dititipkan.

“Kalau jumlah semua kita lihat itu 103 anak. Tapi kalau untuk yang kita lihat ada tindakan kekerasannya, itu sekitar 53 orang. By data, ya,” ujar Adrian saat ditemui di Mapolresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

Penyelidikan kepolisian mengungkap bahwa daycare Little Aresha setidaknya telah beroperasi selama lebih dari satu tahun. Sebagian besar pengasuh yang bekerja di tempat tersebut juga diketahui sudah memiliki masa kerja yang cukup lama.

Adrian menyebut jumlah korban ini masih sangat mungkin bertambah seiring dengan pengembangan kasus dan pemeriksaan saksi-saksi tambahan. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved