Berita Viral

4 Fakta Hendrikus Penikam Nus Kei, Bertemu Pacar Sebelum Beraksi, Galau Ditawari Kerja Rp 1 M

Sosok atlet MMA berprestasi itu kini memdekam di rutan Mapolda Maluku untuk menjalani pemeriksaan intensif. 

Tribun Medan Kolase
PEMBUNUH NUS KEI - Hendrikus Rahayaan (28), atlet MMA yang menusuk Agrapinus Rumatora alias Nus Kei sempat menemui kekasihnya sebelum beraksi di bandara. 

Pada 2024 lalu misalnya, Ia mendapatkan perunggu dalam kick boxing di nomor Low Kick 63.5 kg Putra saat PON XXI yang digelar di Aceh dan Sumatra Utara. 

Selain itu dia juga berhasil meraih medali emas dalam kompetisi Super Fight Muaythai–K1–Kyokushin SLC Cup yang digelar di Fairway Nine Mall, Surabaya.

Kompetisi bergengsi tersebut diikuti oleh puluhan atlet fighting dari berbagai daerah di Indonesia, dengan mayoritas peserta berasal dari Jawa Timur. 

Di tengah ketatnya persaingan, Hendrikus tampil impresif hingga melaju ke partai final dan berhasil menang poin atas lawannya dari Sasana Bhayangkara Semarang.

Keberhasilan ini juga menjadi bagian dari Program Road to Japan, yang merupakan kelanjutan dari skema reward internasional bagi atlet berprestasi.

Pada tahun 2025, Hendrikus Rahayaan juga menorehkan prestasi dalam Kejuaraan Muaythai Open Se-Jawa yang berlangsung di GOR Universitas Semarang, Sabtu (26/4/2025).

Dalam kelas Senior Elite 63,5 kg fighter yang dijuluki “Kei Bad Boy” itu berhasil mengalahkan petarung dari kontingen Tangerang, menegaskan dominasinya di olahraga pertarungan jarak dekat itu.

Sebagai anggota aktif Paguyuban Rambo Muaythai yang bermarkas di Semarang, Hendrikus menunjukkan dedikasi dan semangat juang tinggi.

Sebelumnya, ia juga tampil apik di beberapa pertandingan dalam ajang One Pride MMA, memperkuat reputasinya sebagai fighter tangguh level nasional.

Bukan hanya itu Hendrikus juga sempat membawa pulang dua medali emas dalam ajang bergengsi Semarang Fight Night 4 “Ring of Celebration” yang digelar di Atrium Utama Tentrem Mall Semarang pada September tahun 2025 lalu.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Olympus Fight Club (organisasi pelatihan beladiri yang berbasis di Semarang) ini mempertemukan para fighter berbakat dari berbagai daerah dan bahkan mancanegara.

Tercatat Hendrikus pernah berlaga di ajang One Pride MMA, sebuah program tarung prestisius yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi nasional.

Kebanggaan Kampus 

Hendrikus merupakan mahasiswa S1 Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

Bahkan nama Hendrikus disebut oleh Universitas telah mengharumkan nama kampus. 

Hal itu ditulis oleh akun resmi Humas UNTAG pada tahun Januari 2026 lalu. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved