Berita Internasional
Hasil Survei Warga AS Mulai Ragukan Mental Donald Trump, Emosinya Sering Meledak-ledak
Hanya 26 persen warga Amerika yang mengatakan mereka menganggap Trump "berwatak tenang."
Kesehatan mental yang baik memungkinkan seseorang mengelola stres, bekerja produktif, dan berinteraksi positif menurut situs Halodoc.
Ancaman-ancaman Trump
Trump telah menunjukkan kegelisahan publik eberapa pekan terakhir.
Di media sosial dia kerap memposting ancaman terhadap Iran bahkan akan memusnahkan peradaban Iran.
Trump sekaligus menyerang Paus Leo sebagai sosok yang lemah dalam menangani kejahatan setelah Paus mengkritik perang Iran.
Lalu Trump juga mengancam - bahkan dengan kata-kata kasar - untuk menghancurkan semua jembatan dan pembangkit listrik Iran.
Awal tahun ini, ia membuat sekutunya khawatir dengan mengancam akan menggunakan kekuatan militer terhadap Denmark, sekutu NATO, atas tuntutan Denmark agar AS mencaplok Greenland.
Serangan terhadap Paus Leo dan jajak pendapat lainnya
Serangan Trump terhadap Paus Leo telah menarik perhatian sebagian orang Amerika yang umumnya memiliki pendapat yang lebih baik tentang Paus daripada tentang presiden.
Sekitar 60 persen responden mengatakan mereka memiliki pandangan yang baik terhadap Paus Leo, dibandingkan dengan 36 persen yang mengatakan hal yang sama tentang Trump.
Mereka juga memandang Paus lebih baik daripada tokoh-tokoh Demokrat terkemuka termasuk Gubernur California Gavin Newsom dan mantan Wakil Presiden Kamala Harris.
Jajak pendapat tersebut menemukan bahwa hanya 16 persen warga Amerika yang mendukung keluarnya AS dari aliansi NATO, sebuah langkah yang telah diancam oleh Trump.
Perang dengan Iran memicu lonjakan harga bensin yang telah memukul keuangan pribadi sebagian besar warga Amerika.
Tingkat persetujuan Trump atas penanganannya terhadap biaya hidup di Amerika Serikat adalah 26 persen, angka terendah yang pernah diraihnya.
Demikian pula, hanya 26 persen responden dalam jajak pendapat yang mengatakan bahwa aksi militer AS di Iran sepadan dengan biayanya.
Hanya 25 persen responden - termasuk 6 dari Partai Demokrat dan 57 dari Partai Republik - yang mengatakan bahwa mereka berpikir serangan AS terhadap Iran akan membuat Amerika lebih aman.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Keputusan Donald Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Reaksi Iran: Pengumuman yang Tidak Berarti |
|
|---|
| Kejutan Besar Iran Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal, Tegaskan Tak Mau Turuti Perintah Trump |
|
|---|
| Viral 2 Pengantin Pria Tiba di Pesta Pernikahan dan Rebut Satu Mempelai Wanita, Acara Berakhir Ricuh |
|
|---|
| Belum Pulih dari Keguguran, Wanita Ini Diceraikan Suami demi Selingkuhan yang Lebih Kaya |
|
|---|
| Fakta Sebenarnya Kondisi Motjaba Usai Serangan Udara, Sempat Dikabarkan Kritis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Presiden-Amerika-Serikat-Donald-Trump-1.jpg)