Berita Internasional

Belum Pulih dari Keguguran, Wanita Ini Diceraikan Suami demi Selingkuhan yang Lebih Kaya

Seorang wanita membagikan kisah pahit kehidupannya setelah rumah tangga yang dibinanya berakhir dengan perceraian akibat kehadiran orang ketiga.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PERSELINGKUHAN: Ilustrasi wanita.Viral curhat Wanita diceraikan suami demi menikahi wanita kaya, Rabu (15/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang wanita membagikan kisah pahit kehidupannya setelah rumah tangga yang dibinanya berakhir dengan perceraian akibat kehadiran orang ketiga.

Kisah tersebut menjadi sorotan setelah diunggah melalui media sosial Threads dan menuai beragam reaksi dari warganet.

Dikutip dari Mstar, Selasa (21/4/2026), dalam unggahannya, wanita tersebut mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi saat dirinya tengah berada dalam kondisi paling rentan, yakni setelah mengalami keguguran. Ia mengaku belum sepenuhnya pulih secara fisik maupun emosional ketika harus menghadapi kenyataan pahit terkait hubungan suaminya dengan perempuan lain.

Ia menceritakan bahwa di tengah masa pemulihan tersebut, seorang perempuan yang disebut sebagai selingkuhan mantan suaminya tiba-tiba datang dan mengaku sedang hamil.

Perempuan itu juga menyampaikan keinginannya untuk menjadi istri kedua dari suaminya saat itu.

“Pernah keguguran. Waktu itu tiba-tiba selingkuhan mantan suami datang memberi tahu bahwa dia juga hamil dan ingin menjadi istri kedua,” tulis wanita tersebut dalam unggahannya.

Pengakuan tersebut membuatnya mengalami tekanan emosional yang berat.

Ia mengaku bereaksi secara emosional karena masih dalam masa pemulihan pasca keguguran

Situasi tersebut kemudian berujung pada perceraian antara dirinya dan sang suami.

Menurut penuturannya, alasan perceraian tersebut didasari oleh pilihan mantan suaminya yang lebih memilih perempuan lain.

Ia menyebut bahwa perempuan tersebut dianggap lebih mapan secara finansial serta memiliki karakter yang lebih patuh terhadap suami.

“Akhirnya kami bercerai. Alasannya karena perempuan itu lebih berduit dan tipe yang patuh pada suami,” ungkapnya.

Setelah perceraian terjadi, mantan suaminya dan perempuan tersebut diketahui melangsungkan pernikahan.

Wanita itu menilai bahwa pernikahan tersebut berlangsung tanpa mempertimbangkan kondisi dirinya yang masih berduka.

Ia juga menggambarkan sikap perempuan tersebut saat menikah, yang menurutnya tampak bangga seolah-olah telah memenangkan sesuatu.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved