Berita Viral

Gubernur Rudy Masud Dilempari Sampah Oleh Warga Usai Pakai Rp25 M Untuk Renovasi Rumah Dinas

Geram Gubernur Rudy Masud pakai Rp25 miliar untuk renovasi rumah dinas, warga lempari sampah ke kantor Gubernur

Istimewa
DEMONSTRASI DI KALTIM -- Senja yang beranjak malam di kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada Senin (21/4) menyisakan jejak ketegangan. Setelah berjam-jam aksi unjuk rasa yang diwarnai kericuhan, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya terlihat keluar dari kantornya sekitar pukul 19.15 Wita. Ia melangkah cepat, nyaris tanpa jeda, di bawah pengawalan ketat aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). 

TRIBUN-MEDAN.COM – Geram Gubernur Rudy Masud pakai Rp25 miliar untuk renovasi rumah dinas, warga lempari sampah.

Adapun aksi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud yang pakai uang rakyat Rp25 miliar untuk revonasi rumah dinas membuat warga geram.

Buntutnya, warga pun melempari sampah ke Kantor Gubernur Kalimantan Timur yang terletak di Jalan Gajah Mada No. 2, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (21/4/2026).

Demonstran tak kunjung membubarkan diri hingga pukul 19.00 WIB.

Sementara unjuk rasa yang digelar dari Selasa siang itu juga tidak membuat Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud keluar gedung kantor.

Baca juga: Kabur ke Aceh, Polisi Tangkap 2 Jambret Sadis Penjual Pecal di Marelan, Pincang Usai Kaki Ditembak

Terlihat sejumlah barakuda polisi masih siaga di depan gerbang Kantor Gubernur Kaltim.

Ribuan personel Brimob juga terlihat masih bertahan di depan Gedung Kantor Gubernur Kaltim.

Massa unjuk rasa mengabaikan imbauan polisi untuk membubarkan diri lantaran batas waktu unjuk rasa sudah lewat sedari pukul 18.00 sore.

Namun massa tetap bertahan.

Bahkan, seperti laporan Wartawan TribunKaltim, massa nekat melempari kantor Rudy Masud dengan sampah.

Kantor Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud digeruduk oleh warganya sendiri di Samarinda, Kalimantan Timur pada Selasa (21/4/2026).

Unjuk rasa yang diikuti warga dan mahasiswa Kalimantan Timur itu sebagai bentuk kekecewaan rakyat Kalimantan Timur terhadap etika dan gaya hidup Rudy Masud.

Pasalnya, Rudy Masud kerap mengeluarkan kebijakan yang tidak relevan untuk pembangunan Kalimantan Timur dan justru cenderung membuang-buang anggaran daerah.

Misalnya saja baru-baru ini yang menjadi sorotan adalah anggaran renovasi rumah dinasnya hingga menghabiskan anggaran daerah Rp25 miliar.

Baca juga: Dokter Tifa Kekeh Tolak Restorative Justice, Bukan Kompromi, Terinspirasi RA Kartini

Alhasil, penganggaran tersebut dikecam oleh rakyat Kalimantan Timur.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved