Berita Viral

SOSOK Sampurno, Kepala Desa Pakel Lumajang, Dikeroyok dan Dibacoki Belasan Orang, Tapi Tidak Mempan

Meski diserang secara brutal, ia selamat dan memilih jalur kekeluargaan serta restorative justice untuk menyelesaikan kasusnya.

Editor: AbdiTumanggor
Tribun Medan Kolase/Angel aginta sembiring
KADES LUMAJANG DIKEROYOK: (kiri) Detik-detik Kades di Lumajang, Sampurno dikeroyok dan dibacok menggunakan senjata tajam oleh 15 orang di rumahnya pada Rabu (15/4/2026) siang dan (kanan) kondisi terkini pak Kades 

Kata dia, kebal saat dikeroyok dan dibacok gerombolan orang kemarin atas pertolongan tuhan.

"Saya tidak Pakai cincin dan tidak pakai sabuk. Seandainya pakai ini insyallah tambah tidak karu-karuan. Saya yakin Allah menolong orang jujur dan tidak munafik," paparnya.
 
Meski demikian, Sampurno mengaku tidak dendam terhadap para pelaku, bahkan berencana menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan.

"Betul sekali. Saya akan mencontohi bahwa orang muslim harus menunjukan agama itu bukan cuma KTP. Alquran ditaruh di hati sampai mati, isi salawat dan memaafkan saudara saudara yang telah khilaf," bebernya.

Atas peristiwa ini, Sampurno berharap bisa menjadi pelajaran hidup bagi semua orang agar menyelesaikan salah faham dengan tabayun baik-baik. "Tidak usah sampai membunuh, kasihan keluarga kita. Saya mohon maaf memang saya yang salah kepada Mas Dani," ucapnya.

Sampurno berharap para pelaku penganiaya dan pembacokan tersebut segera diberi hidayah olah tuhan, serta menerima segala konsekuensinya. "Nerimo hukum berjalan, tapi tetap saya minta damai di Padepokan Arya Wiraraja Pendapa," tuturnya.

(*/tribun-medan.com)

Baca juga: PEMICU Belasan Warga Bacok Pak Kades di Lumajang, Bermula Sakit Hati Dibentak Saat Pengajian

Baca juga: DETIK-DETIK Kades Lumajang Dikeroyok Belasan Warga Pakai Senjata Tajam Usai Pengajian

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved