Berita Viral

PEMICU Belasan Warga Bacok Pak Kades di Lumajang, Bermula Sakit Hati Dibentak Saat Pengajian

Inilah pemicu belasan warga bacok pak Kades di Lumajang bernama Sampurno (45) setelah acara pengajian

Tribun Medan Kolase/Angel aginta sembiring
KADES LUMAJANG DIKEROYOK: (kiri) Detik-detik Kades di Lumajang, Sampurno dikeroyok dan dibacok menggunakan senjata tajam oleh 15 orang di rumahnya pada Rabu (15/4/2026) siang dan (kanan) kondisi terkini pak Kades 

TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah pemicu belasan warga bacok pak Kades di Lumajang bernama Sampurno (45) setelah acara pengajian.

Baru-baru ini Kades di Lumajang bernama Sampurno dikeroyok belasan warga pakai senjata tajam jadi sorotan.

Terkini polisi mengungkap motif di balik aksi pembacokan yang dilakukan oleh belasan pelaku tersebut.

KADES DIKEROYOK: Kades di Lumajang, Sampurno dikeroyok dan dibacok menggunakan senjata tajam oleh 15 orang di rumahnya pada Rabu (15/4/2026) siang.
KADES DIKEROYOK: Kades di Lumajang, Sampurno dikeroyok dan dibacok menggunakan senjata tajam oleh 15 orang di rumahnya pada Rabu (15/4/2026) siang. (Kompas.com/MIFTAHUL HUDA)

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, menyebut aksi kekerasan itu dipicu rasa sakit hati para pelaku terhadap korban, Sampurno (45).

Perasaan tersebut muncul setelah korban diduga membentak seorang saksi berinisial DN saat acara pengajian di Kecamatan Ranuyoso pada 14 April 2026.

“Pelaku merasa tidak nyaman melihat gestur, perilaku, dan kata-kata dari pak Kades saat berbicara dengan saksi,” ujar Alex, Jumat (17/4/2026).

Baca juga: Razia Terpadu di THM, 50 Pengunjung Terindikasi Gunakan Narkotika

Dari peristiwa itu, dua pelaku berinisial FA dan BK yang merupakan sopir dan adik dari saksi DN, merasa tersinggung.

Keesokan harinya, mereka bersama sekitar 10 orang mendatangi rumah korban dengan dalih mengonfirmasi kejadian tersebut.

Namun, situasi di dalam rumah justru memanas. Percakapan yang awalnya dimaksudkan untuk klarifikasi berubah menjadi cekcok.

Para pelaku kembali tersulut emosi hingga akhirnya melakukan pengeroyokan menggunakan senjata tajam.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan bahu kanan.

Hasil visum menunjukkan adanya luka di kepala sedalam 0,5 sentimeter, luka di tangan kanan, serta sejumlah memar di tubuh korban.

Polisi telah mengamankan 10 orang terduga pelaku dari total 16 orang yang diperiksa. Sementara enam lainnya masih berstatus saksi, termasuk korban. Para pelaku diketahui berinisial GS, MB, GF, MS, JP, AN, FA, MS, SP, dan SJ.

Baca juga: Andrie Yunus dan KontraS tak Percaya Peradilan Militer,tak Akan Hadiri Sidang,Dugaan Pelaku 16 Orang

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam seperti celurit, keris, serta benda tumpul.

Rekaman CCTV yang beredar turut memperkuat keterlibatan para pelaku.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved