Iran Vs Amerika Serikat
Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Langsung Anjlok, Pasar Global Bereaksi Cepat
Dampak paling cepat terlihat di pasar energi global, di mana harga minyak langsung anjlok tajam hanya beberapa jam setelah pengumuman tersebut
Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf bahkan memperingatkan bahwa status Selat Hormuz akan ditentukan oleh situasi di lapangan, bukan oleh klaim politik.
Ia menegaskan bahwa selat tersebut bisa kembali ditutup jika tekanan terhadap Iran, termasuk blokade AS, terus berlanjut.
Hormuz Dibuka, tapi Blokade AS Masih Membayangi
Meski jalur pelayaran dibuka, Amerika Serikat tetap mempertahankan blokade angkatan laut terhadap Iran sebagai bagian dari tekanan strategisnya.
Trump menegaskan bahwa blokade tersebut hanya akan dicabut setelah kesepakatan damai benar-benar tercapai secara penuh.
Kondisi ini menciptakan situasi yang paradoks, di mana jalur dibuka tetapi risiko tetap tinggi, membuat banyak perusahaan pelayaran bersikap hati-hati.
Organisasi Maritim Internasional (IMO) menyatakan masih memverifikasi apakah pembukaan tersebut benar-benar memenuhi prinsip kebebasan navigasi global.
Pergerakan kapal di kawasan pun dilaporkan masih terbatas, menandakan kepercayaan pasar belum sepenuhnya pulih.
Di tengah perkembangan ini, sekitar 40 negara berkumpul dalam konferensi di Paris untuk membahas langkah bersama mengamankan Selat Hormuz.
Forum yang dipimpin Prancis dan Inggris itu menyoroti pentingnya menjaga jalur energi global tetap terbuka dan aman.
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut pembukaan selat, tetapi mendesak agar dilakukan secara penuh dan tanpa syarat.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan bahwa solusi yang diambil harus berkelanjutan dan tidak hanya bersifat sementara.
Sementara itu, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyebut perkembangan ini sebagai kabar positif, tetapi mengingatkan bahwa situasi masih sangat rapuh.
Gencatan Senjata Belum Menjamin Stabilitas Kawasan
Di lapangan, gencatan senjata di Lebanon memang membawa jeda pertempuran dan memicu kembalinya warga sipil ke rumah mereka.
| Hizbullah Serang Israel, Gempuran Roket Lebanon Dipakai untuk Balas Dendam |
|
|---|
| Sempat Dibuka, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Tuding AS-Israel Langgar Gencatan Senjata |
|
|---|
| Iran Makin Tak Gentar Diultimatum Trump Diminta Buka Selat Hormuz, Siapkan Pintu Neraka |
|
|---|
| Indonesia Pilih Gabung BoP, Iran Diduga Sakit Hati, Kapal Malaysia Bisa Lewati Selat Hormuz |
|
|---|
| Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Sasar Pulau Kharg, Jantung Kerajaan Minyak Iran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/China-mengklaim-menjadi-satu-satunya-negara-yang-kapal-kapalnya-diizinkan-Iran.jpg)