Berita Intenasional
99942 Apophis, 'Dewa Kematian dan Kekacauan' Mulai Mendekati Bumi, Ukurannya 3 Lapangan Bola
99942 Apophis, sebuah asteroid raksasa diperkirakan mulai mendekati bumi pada 13 April 2029.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Ringkasan Berita:
- 99942 Apophis, benda luar angkasa yang ukurannya sangat besar tengah mendekati bumi
- Para ilmuwan dan penemunya menyebut asteroid ini sebagai Apophis karena mulanya dianggap 'mengancam' keselamatan bumi
- Apophis merujuk pada mitologi Mesir kuno, yang merupakan dewa ular atau makhluk kegelapan yang menjadi simbol kekacauan dan kehancuran
- Setelah dilakukan pengamatan ulang, bahwa objek luar angkasa ini tidak akan menabrak bumi untuk 100 tahun kedepan
TRIBUN-MEDAN.COM,- 99942 Apophis, sebuah asteroid raksasa dilaporkan mulai mendekati bumi.
Asteroid dengan julukan 'Dewa Kematian dan Kekacauan' ini akan mendekati bumi pada 13 April 2029.
Dilansir dari laman NASA, Asteroid ini akan berada sekitar 20.000 mil (32.000 kilometer) dari permukaan planet kita, lebih dekat daripada jarak banyak satelit dalam orbit geosinkron (sekitar 22.236 mil, atau 36.000 kilometer, pada ketinggian).
Baca juga: GEGER Nenek 72 Tahun Tewas Terikat Kerudung di Rumah, Uang Rp30 Juta dan Emas 50 Gram Raib
Namun, NASA melaporkan bahwa asteroid ini masih berada pada jarak aman.
Belum ada tanda-tanda bahwa objek luar angkasa yang ukurannya seluas tiga lapangan sepak bola atau sekitar 375 meter ini akan menabrak bumi.
Ditemukan Tahun 2004
ABCNews melaporkan, bahwa 99942 Apophis pertama kali ditemukan pada 2004.
Penemunya adalah Roy A. Tucker, David J. Tholen, dan Fabrizio Bernardi.
Baca juga: USAI Dimintai Rp10,7 M, Clara Shinta Kini Diadukan Mantan Suami Pertamanya Soal Anak
Mereka melihat, ada sebuah objek raksasa yang dinilai sangat berbahaya.
Sebab, ukurannya begitu besar, hingga dikhawatirkan akan menabrak bumi.
Karena awalnya diperkirakan ada kemungkinan menabrak Bumi pada 2029, asteroid ini kemudian dinamai Apophis.
Dalam mitologi Mesir, Apophis digambarkan sebagai dewa ular atau makhluk kegelapan yang menjadi simbol kekacauan dan kehancuran.
Baca juga: Cuaca Sumut Hari Ini 17 April 2026, Hujan Diperkirakan Merata Siang Hari
Ada kekhawatiran saat itu, bahwa asteroid ini 'mengancam' keselamatan bumi.
Sehingga benda angkasa ini diberi nama Apophis.
Tidak Menabrak Bumi 100 Tahun Kedepan
Sejumlah ilmuwan sempat merasa khawatir dengan kemunculan 99942 Apophis.
Prediksi awal, bahwa 99942 Apophis akan menabrak bumi pada 2029, 2036, atau 2068.
Baca juga: Sosok Guru Besar Unpad Chat Nakal Mahasiswi Minta Foto Bikini, Padahal Baru Dikukuhkan 3 Hari
Namun, setelah dilakukan penelitian mendalam dan pengamatan intensif menggunakan teleskop optik dan radar berbasis darat, para astronom kini memastikan Apophis tidak memiliki risiko menabrak Bumi setidaknya selama 100 tahun ke depan.
Meski demikian, menurut laporan CNBC, tarikan gravitasi Bumi saat Apophis melintas dapat sedikit mengubah orbitnya mengelilingi Matahari.
Baca juga: Kalender Jawa 17 April 2026 Weton Jumat Wage, Jangan Terlau Boros
Perubahan ini tidak meningkatkan risiko tumbukan, tetapi memberi kesempatan penting bagi ilmuwan untuk mempelajari karakteristik asteroid secara lebih detail.
Apophis sendiri merupakan sisa pembentukan awal tata surya sekitar 4,6 miliar tahun lalu.
Asteroid ini terbentuk dari material yang tidak pernah menjadi planet atau bulan.
Ukuran rata-ratanya diperkirakan mencapai sekitar 340 meter dengan panjang maksimal lebih dari 450 meter.(ray/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/99942-Apophis-asteroid.jpg)