Berita Viral

GEGER Nenek 72 Tahun Tewas Terikat Kerudung di Rumah, Uang Rp30 Juta dan Emas 50 Gram Raib

Geger penemuan nenek 72 tahun di Subang bernama Tarsiah tewas mengenaskan terikat kerudung di rumahnya

ist
ILUSTRASI MAYAT: Geger penemuan nenek 72 tahun di Subang bernama Tarsiah tewas terikat kerudung di rumahnya. Selain itu, uang Rp30 juta dan emas 50 gram yang melekat di tubuhnya raib. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Geger penemuan nenek 72 tahun di Subang bernama Tarsiah tewas terikat kerudung di rumahnya.

Nenek Tarsiah ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya dengan kondisi kaki dan tangan terikat.

Sementara uang Rp30 juta dan emas 50 gram yang melekat di tubuhnya raib.

Korban ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya pada Rabu (15/4/2026) malam, diduga menjadi korban perampokan disertai pembunuhan.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh suami korban yang baru saja pulang dari acara syukuran haji kerabatnya.

Saat memasuki rumah, ia mendapati sang istri sudah tidak bernyawa di atas tempat tidur dengan kondisi kaki dan tangan terikat menggunakan kain kerudung.

Baca juga: USAI Dimintai Rp10,7 M, Clara Shinta Kini Diadukan Mantan Suami Pertamanya Soal Anak

Posisi tubuh korban yang sempat tertutup kasur memperkuat adanya indikasi tindak kekerasan sebelum korban mengembuskan napas terakhir.

Selain kehilangan nyawa, harta benda milik korban juga dilaporkan raib digasak pelaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, uang tunai sekitar Rp30 juta serta perhiasan emas seberat kurang lebih 50 gram yang melekat di tubuh korban hilang.

Pelaku diduga kuat telah merencanakan aksinya dengan memanfaatkan kondisi rumah yang sepi saat korban sedang seorang diri.

Ketua RT setempat, Masliah, mengonfirmasi bahwa dirinya mendapat laporan dari suami korban sekitar tengah malam.

Saat tiba di lokasi, kondisi korban memang sudah sangat mencurigakan dengan tanda-tanda kematian tidak wajar.

Baca juga: Sosok Guru Besar Unpad Chat Nakal Mahasiswi Minta Foto Bikini, Padahal Baru Dikukuhkan 3 Hari

Jenazah Tarsiah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematiannya.

Hingga Kamis (16/4/2026), lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi dan rumah tampak tertutup rapat.

Aparat dari Polsek Binong dan Polres Subang masih melakukan penyelidikan intensif serta mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap siapa di balik kejahatan sadis ini.

Kasi Humas Polres Subang, AKP Edi Juhaidi, menegaskan bahwa pihaknya tengah berupaya keras agar pelaku dapat segera ditangkap.

*/TRIBUN-MEDAN.COM

artikel ini telah tayang di Tribunjabar

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved