Berita Viral

Diduga Mabuk, Anggota DPRD Hajar Wanita di Tempat Karaoke, Tulang Hidung Korban Sampai Bergeser

Bahkan, menurut kuasa hukumnya, tulang hidung korban sampai bergeser ke kanan akibat kejadian tersebut.

TRIBUN MEDAN/TribunJateng/TikTok @liongred
DIDUGA ANIAYA WANITA - Tangkapan layar video viral, pernyataan dari kuasa hukum terkait dugaan penganiayaan oleh oknum anggota dewan terhadap seorang wanita di tempat karaoke di Bandungan, Semarang. Menurut kuasa hukumnya, tulang hidung korban sampai bergeser ke kanan akibat kejadian tersebut. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang perempuan dilaporkan mengalami luka di sejumlah bagian tubuh, mulai dari lengan, paha, punggung hingga wajah, setelah diduga dianiaya di tempat karaoke di kawasan Bandungan, Semarang.

Bahkan, menurut kuasa hukumnya, tulang hidung korban sampai bergeser ke kanan akibat kejadian tersebut.

Peristiwa yang terjadi pada malam hari itu kini menjadi perbincangan luas setelah kisahnya viral di media sosial.

Sorotan publik muncul setelah video pernyataan kuasa hukum korban beredar di TikTok.

Dalam video tersebut, kuasa hukum korban menyampaikan rencana untuk melaporkan dugaan penganiayaan yang dialami kliennya.

Kasus ini pun menyeret nama seorang terduga pelaku yang disebut sebagai oknum anggota dewan.

Dalam keterangannya, kuasa hukum mengatakan dirinya bersama korban telah mendatangi Polres Semarang pada Senin (13/4/2026).

Kedatangan mereka untuk mengadukan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di lokasi hiburan malam tersebut.

Dikutip dari TribunJateng.com, peristiwa itu diduga terjadi saat korban dan terlapor berada di tempat karaoke di kawasan Bandungan.

Kuasa hukum menyebut, saat itu terduga pelaku berada dalam kondisi terpengaruh alkohol.

Dalam kondisi tersebut, ia diduga melakukan penganiayaan secara berulang terhadap korban.

Akibatnya, korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh dari lengan sampai ke paha, punggung, hingga muka.

Bahkan tulang hidung korban disebut bergeser ke kanan.

“Dengan kejadian tersebut kami mengadukan hal ini ke Polres Kabupaten Semarang,” kata kuasa hukum korban dalam video yang beredar.

Ia juga meminta pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami minta kepada Ibu Kapolres beserta Bapak Kasat Reskrim untuk segera menangkap dan melakukan tindakan seadil-adilnya, menegakkan hukum setinggi-tingginya,” ujarnya.

Kuasa hukum juga menyinggung bahwa peristiwa ini mencoreng citra lembaga legislatif karena terduga pelaku disebut sebagai salah satu oknum anggota dewan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved