Berita Viral

Krisis Selat Hormuz, Ultimatum Trump dan Ancaman Lebih Dahsyat ke Iran: Kalian Bajingan

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran mencapai puncaknya pada awal April 2026.

Editor: AbdiTumanggor
Politico
Presiden Donald Trump murka pada Iran yang tidak mau negosiasi. 

TRIBUN-MEDAN.COM -  Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran mencapai puncaknya pada awal April 2026.

Komando Pusat Militer AS (US CENTCOM) mempublikasikan foto pesawat pembom siluman B-2 Spirit dengan keterangan bahwa pesawat tersebut sedang dipersiapkan untuk misi dalam operasi yang disebut Epic Fury.

Operasi ini dikaitkan langsung dengan ancaman Presiden Donald Trump terhadap Iran.

Presiden Trump, melalui platform Truth Social, melontarkan pernyataan provokatif: “Buka Selat Hormuz terkutuk itu, kalian bajingan, atau kalian akan hidup di neraka.”

Ia menetapkan tenggat waktu hingga pukul 8 malam Waktu Bagian Timur bagi Iran untuk membuka kembali jalur vital perdagangan energi dunia itu.

Ancaman tersebut disertai janji bahwa “Seluruh peradaban Iran akan mati malam ini” jika tuntutannya tidak dipenuhi.

Retorika yang Memicu Kecaman

Dalam konferensi pers pada 6 April 2026, Trump menyebut orang Iran sebagai “binatang”.

Ucapan ini memicu kecaman luas dari komunitas internasional.

Ketika ditanya apakah ia khawatir serangan terhadap infrastruktur sipil akan dikategorikan sebagai kejahatan perang, Trump menjawab: “Saya tidak khawatir tentang itu. Kejahatan perang adalah membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.”

Pernyataan keras ini memperkeruh suasana, terutama karena Iran menilai ultimatum tersebut sebagai upaya sistematis untuk melumpuhkan negara melalui tekanan militer dan diplomatik.

Serangan ke Infrastruktur Sipil

Sehari sebelum tenggat waktu, gelombang serangan udara gabungan AS dan Israel menghantam fasilitas petrokimia utama Iran.

Target serangan termasuk kompleks Marvdasht, Jam, dan Damavand di kawasan industri South Pars, Asaluyeh.

Serangan ini menyebabkan pemadaman listrik luas dan menghentikan produksi di sektor vital ekonomi Iran.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved