Berita Nasional

Dipolisikan Jusuf Kalla, Kubu Rismon Sianipar: Itu Olahan AI Semua

 Tudingan tersebut dikaitkan dengan pernyataan yang disebut berasal dari Rismon Sianipar, yang sebelumnya juga terseret dalam perkara yang sama.

Tangkapan layar
IJAZAH JOKOWI - Ahli digital forensik, Rismon Sianipar, meminta maaf kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Permintaan maaf disampaikannya setelah mengakui bahwa ijazah milik Jokowi adalah asli, Rabu (11/3/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Isu dugaan pendanaan dalam kasus ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, kembali mencuat setelah beredarnya video di media sosial yang menyeret nama Jusuf Kalla.

Menanggapi hal tersebut, Jusuf Kalla mengambil langkah tegas dengan menyiapkan laporan ke aparat penegak hukum.

Rencana pelaporan itu dijadwalkan dilakukan pada Senin, 6 April 2026, melalui kuasa hukumnya.

Laporan tersebut ditujukan kepada Bareskrim Polri, lembaga yang menangani penyelidikan dan penyidikan kasus-kasus pidana tingkat nasional.

Langkah ini diambil menyusul tudingan yang menyebut Jusuf Kalla sebagai pihak yang menggelontorkan dana hingga Rp5 miliar dalam kasus dugaan ijazah Jokowi.

 Tudingan tersebut dikaitkan dengan pernyataan yang disebut berasal dari Rismon Sianipar, yang sebelumnya juga terseret dalam perkara yang sama.

JK Bantah Keras, Sebut Tuduhan Tidak Benar

JUSUF KALLA DAN RISMON - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) bakal melaporkan Ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar. JK keberatan terkait kabar tudingan dirinya disebut sebagai pendana kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
JUSUF KALLA DAN RISMON - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) bakal melaporkan Ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar. JK keberatan terkait kabar tudingan dirinya disebut sebagai pendana kasus tudingan ijazah palsu Jokowi. (TRIBUN MEDAN/Kolase Kompas)

Dalam keterangannya di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan pada Minggu (5/4/2026), Jusuf Kalla atau JK menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar.

 Ia bahkan memastikan bahwa dirinya sama sekali tidak terlibat dalam kasus tersebut.

"Jadi saya ingin katakan karena itulah, maka besok pengacara, itu mewakili saya untuk melaporkan ke Bareskrim Saudara Rismon, untuk mencari kebenaran, menetapkan kebenaran bahwa apa yang dikatakan itu adalah tidak benar," kata JK.

Lebih lanjut, Jusuf Kalla juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengenal Rismon Sianipar secara pribadi.

Pernyataan ini sekaligus membantah asumsi adanya hubungan atau komunikasi antara keduanya.

"Saya katakan itu pasti dan yakin tidak benar. Saya tidak pernah kenal pun Rismon itu, apa pun, ketemu tidak pernah. Roy karena dia bekas menteri saya kenal, ya saya kenal. Tapi yang lainnya tidak," jelasnya.

Ia juga mempertanyakan dasar tudingan yang diarahkan kepadanya, terutama terkait klaim pendanaan dalam jumlah besar tersebut.

"Saya tidak pernah terlibat dalam hal tersebut dan tidak pernah membantu atau apa pun dengan cara apa pun Roy Suryo dan Rismon itu. Apalagi pernah ketemu. Kalau memang pernah ketemu di mana, kapan?" ucapnya.

Tegaskan Bukan Sifatnya, Jusuf Kalla Singgung Etika

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved