Berita Internasional
Hasil Penyelidikan PBB Gugurnya TNI di Lebanon, Milter Israel Tuding Hizbullah Terlibat
Kepala Operasi Perdamaian PBB, Jean Pierre Lacroix, memastikan bahwa serangan terhadap konvoi pasukan penjaga perdamaian
TRIBUN-MEDAN.com - Perserikatan Bang-Bangsa (PBB) melalui UNIFIL ungkap temuan awal penyelidikan terhadap gugurnya prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon.
Kepala Operasi Perdamaian PBB, Jean Pierre Lacroix, memastikan bahwa serangan terhadap konvoi pasukan penjaga perdamaian terjadi dalam sebuah ledakan di pinggir jalan.
Akibat dari ledakan itu, dua prajurit TNI anggota dari UNIFIL gugur pada Senin (31/3/2026) di dekat Bani Hayyan, Lebanon Selatan.
Dua prajurit lainnya mengalami luka-luka.
Sebelumnya, satu prajurit TNI juga gugur dalam kejadian berbeda di mana proyektil meledak di dekat salah satu posisi pasukan pada Minggu (29/3/2026) malam hingga Senin (30/3/2026) dini hari.
Ledakan Diduga Berasal dari Bom Rakitan
Ledakan yang merenggut nyawa dua prajurit TNI di Bani Hayyan diduga kuat berasal dari bom rakitan atau improvised explosive device (IED).
Dugaan ini dikatakan langsung oleh Juru Bicara PBB, Stephane Dujarric.
Sedangkan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah mengungkap kecaman kerasnya terhadap insiden yang terjadi.
“Harus ada pertanggungjawaban atas kejadian ini,” tegas Guterres.
Israel bantah terlibat, tuding Hizbullah
Di sisi lain, militer Israel menyatakan hasil peninjauan internal mereka menunjukkan tidak ada keterlibatan pasukan Israel dalam insiden tersebut.
Mereka menegaskan tidak menempatkan bahan peledak di lokasi kejadian dan tidak memiliki personel di area tersebut saat insiden berlangsung.
Israel juga meminta UNIFIL untuk menghindari wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona pertempuran dan area evakuasi sipil.
Reuters melaporkan, Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, justru menuding kelompok bersenjata Hizbullah sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Menurut Danon, kelompok tersebut kerap meluncurkan roket dari wilayah permukiman yang berdekatan dengan posisi pasukan PBB, sehingga menempatkan penjaga perdamaian dalam risiko tinggi.
Namun, pihak Hizbullah belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan tersebut.
| Pria Palsukan Sertifikat Kematian Istri demi Selingkuh, Terungkap Kejanggalan dari Nomor Identitas |
|
|---|
| Curiga Hubungan Terlarang, Pria Bunuh Adik Ipar lalu Serahkan Diri ke Polisi dengan Jenazah di Mobil |
|
|---|
| Viral Curhat Istri Dituduh Selingkuh saat Rawat Anak di Rumah Sakit, Sikap Suami Jadi Sorotan |
|
|---|
| Heboh Penemuan Telur Dinosaurus Berusia 72 Juta Tahun, Benarkah Milik Titanosaurus dan Ankylosaurus? |
|
|---|
| Viral Suami Ngamuk di RS, Ancam Cerai dan Akhiri Hidup karena Istri Hamil Diperiksa Dokter Pria |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Prajurit-TNI-Praka-Farizal-Rhomadhon-gugur-di-Lebanon-Selatan.jpg)