Berita Viral

NASIB Eks Karyawan TPL Ngadu Pesangon Belum Cair, Gubernur Bobby: Akan Kami Sampaikan ke Kementerian

Eks karyawan PT Toba Pulp Lestari (TPL) menuntut pesangon yang belum cair hingga saat ini. 

TRIBUN MEDAN/MAURITS
Sejumlah buruh TPL menggelar aksi di areal perusahaan PT TPL yang beralamat di Sosor Ladang, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba kemarin, Selasa (3/3/2026). Aksi demo tersebut masih berlangsung hingga saat ini, Rabu (4/3/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Eks karyawan PT Toba Pulp Lestari (TPL) menuntut pesangon yang belum cair hingga saat ini. 

Merek telah diberhentikan bekerja setelah pemerintah pusat resmi mencabut izin TPL

Keberadaan TPL diduga sebagai penyebab banjir dan longsor di Sumut. 

Penebangan pohon yang dilakukan di hutan menyebabkan tanah menjadi labil dan menyebabkan bencana alam hebat pada November lalu. 

Pada bencana itu juga menyebabkan ratusan orang meninggal dunia. 

Kini eks karyawan TPL mengadu ke Gubernur Sumut Bobby Nasution. 

Mereka mengadu belum mendapatkan pesangon dari TPL

Menanggapi keluhan dari eks karyawan TPL, Bobby mengatakan akan memperjuangkan aspirasi dari keluhan para buruh.

“Nah ini akan kami perjuangkan, akan kami sampaikan, baik ke Kementerian Ketenagakerjaan ataupun pihak perusahaannya, pasti akan kami usahakan (soal pembagian pesangon yang tidak sesuai oleh PT TPL,"ucapnya dalam keterangan tertulis yang dilihat, Minggu (29/3/2026).

ONE DAY NO CAR - Gubernur Sumut Bobby Nasution saat diwawancarai beberapa hari lalu. Bobby Nasution kembali mewacanakan prgram one day no car untuk ASN Pemprov Sumut.
ONE DAY NO CAR - Gubernur Sumut Bobby Nasution saat diwawancarai beberapa hari lalu. Bobby Nasution kembali mewacanakan prgram one day no car untuk ASN Pemprov Sumut. (TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani)

Dikatakannya, nasib buruh di Sumut senantiasa menjadi perhatian pihaknya. Karena itu, akan mengupayakan kepastian pesangon bagi buruh PT TPL yang berhenti operasionalnya.

Sementara itu, Perwakilan Aliansi Serikat Buruh Kehutanan, Pangeran Marpaung, mengakui telah melakukan audiensi dengan gubernur Sumut.

Dalam audiensi itu, ia menyampaikan keluhannya terkait keluhannya terutama soal pesangon yang mereka dapatkan dari PT TPL.

"Kami apresiasi ke pak gubernur. Karena telah mau mendengar aspirasi kami soal keluhan kami. Dan hasil diskusinya akan kami sampaikan ke kawan-kawan," singkatnya.

Sebagai informasi, selain PT TPL, terdapat belasan perusahaan lain yang izinnya juga dicabut.

Pencabutan izin tersebut merupakan dampak dari kerusakan lingkungan yang memicu terjadinya bencana di Sumut. 

Baca juga: Dua Lakalantas Tewaskan Tiga Pengendara Motor 

Baca juga: SOSOK Pak Bedul Pegawai Kios Ayam Geprek Ditemukan Tewas Dalam Freezer, Warga: Orangnya Baik

Baca juga: PEMERINTAH Bongkar Zebra Cross yang Dibangun Warga Secara Swadaya, Alasannya Tak Sesuai Standar

(cr5/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved