Berita Viral

VIRAL Video Napi Hisap Sabu Sambil Video Call, Kalapas Kelas II A Jambi: Informasinya Masih Sumir

Video Napi hisap sabu sambil video call tuai polemik. Publik menilai lemahnya pengawasan di Lapas atau memang ada pembiaran.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
DIKHIANATI MANTAN SUAMI: Ilustrasi dipenjara. 

TRIBUN-MEDAN.com - Video Napi hisap sabu sambil video call tuai polemik. Publik menilai lemahnya pengawasan di Lapas atau memang ada pembiaran. 

Video ini diduga direkam di Lapas Jambi

Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jambi meminta pihak lembaga pemasyarakatan bertindak tegas dan transparan.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan di dalam lembaga pemasyarakatan, khususnya terkait peredaran narkotika di kalangan warga binaan.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jambi, Saiful Roswandi, menegaskan pentingnya peningkatan fungsi pembinaan dan pengawasan oleh pihak lapas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Tindakan tegas terhadap pengedar narkoba dalam lapas mesti diambil tindakan hukum," kata Saiful, Sabtu (28/3/2026).

Baca juga: Komposisi Skuat PSMS Medan U-19 Jelang EPA Championship 2025/2026

Baca juga: Paling Lambat 31 Maret 2026, Inspektorat Siantar Siapkan Sanksi ke Pelanggar Kewajiban LHKPN 

Saiful juga menekankan bahwa penanganan kasus ini harus dilakukan secara terbuka agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyrakat. 

Respons Lapas Jambi

Menanggapi video tersebut, Kepala Lapas Kelas II A Jambi, Syahroni Ali, menyatakan bahwa informasi yang beredar masih belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Ini informasinya masih sumir, kita enggak tahu ini di lapas mana. Di narasi yang viral cuma nyebut Lapas Jambi, kan lapas Jambi banyak, ada di Muara Sabak, Sarolangun, dan ini kita belum tahu," kata Syahroni saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2026).

Meski demikian, pihaknya memastikan tengah melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan lokasi dan kebenaran kejadian tersebut.

"Kalau ini memang benar, saya pastikan ada hukuman berat terhadap napi yang bersangkutan," jelasnya.

Syahroni juga mengaku terkejut atas beredarnya video tersebut, terlebih pihaknya baru saja melaksanakan razia internal di lingkungan lapas.

"Kami baru saja melakukan razia kemarin, tapi ini masih kita telusuri," pungkasnya.

Baca juga: Manchester United Siap Bajak Duo Real Madrid, Siapkan Rp 2,3 Triliun Penuhi Racikan Carrick

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribun-jateng.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved