Berita Nasional

Prabowo Perintahkan Cari Minyak ke Semua Negara, Bahlil Minta Masyarakat Tak Panik Ketersediaan BBM

Bahlil mengimbau masyarakat tidak perlu panik dan tetap menggunakan energi dengan bijak.

Istimewa
DIMINTA TAK PANIK - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah menjamin pasokan dan stabilitas energi nasional, di tengah ketidakstabilan pasokan BBM dunia yang terganggu akibat perang di Timur Tengah.  

TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah menjamin pasokan dan stabilitas energi nasional, di tengah ketidakstabilan pasokan BBM dunia yang terganggu akibat perang di Timur Tengah. 

Bahlil mengimbau masyarakat tidak perlu panik dan tetap menggunakan energi dengan bijak.

"Perintah bapak Presiden (Prabowo) untuk segera mencari pasokan-pasokan minyak dari semua negara. Kemudian optimalkan semua energi yang kita miliki," ujar Bahlil dikutip Sabtu (28/3/2026).

"Harus saya yakinkan kepada rakyat Indonesia, bahwa solar kita Insya Allah tidak lagi kita lakukan impor. Jadi, clear. BBM berbentuk bensin, sebagian 50 persen kita masih impor, sebagian kita dalam negeri. Tetapi kita sudah mencari alternatif-alternatifnya, termasuk crude (minyak mentah)-nya," sambung Bahlil.

Baca juga: RINCIAN Anggaran Fantastis Makan-Minum DPRD Muba, Susu UHT Rp 73 Juta, Udang Rp123 Juta

Sejumlah negara mengalami krisis bahan bakar minyak (BBM) imbas terganggunya jalur distribusi minyak di Selat Hormuz akibat perang Israel-Amerika Serikat Vs Iran.

Bahlil menekankan, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dari masyarakat, dengan cara memanfaatkan energi yang ada secara bijak.

"Kalau masak pakai LPG, kalau masakannya sudah masak, jangan (LPG) kompornya boros. Kemudian SPBU ini bukan untuk industri, jadi tolong dipakai dengan bijaksana. Karena ini kita harus betul-betul meminta bantuan rakyat untuk kita bersama-sama dalam memakai energi yang bijaksana," tandasnya.

Di sisi lain, Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Saleh Abdurrahman menegaskan, stok energi nasional saat ini masih aman. 

Baca juga: KRONOLOGI Pegawai PPPK Jateng Lakukan Percobaan Rudakpaksa di Hotel, Ngaku Ajudan Gubernur

Namun ia mengingatkan pentingnya meningkatkan produksi domestik dan optimalisasi kilang untuk menekan ketergantungan impor. 

Selain itu, pengendalian konsumsi BBM juga perlu diperketat, termasuk melalui dorongan penggunaan transportasi publik di kota besar.

Dari sisi operator, Pertamina menyatakan ketahanan energi dijaga lewat pengelolaan stok yang fleksibel dan sistem logistik terintegrasi dari hulu ke hilir.

Perusahaan juga memperluas sumber impor serta mengombinasikan kontrak jangka panjang dan pembelian spot guna menjaga stabilitas pasokan.

Baca juga: Penyebab Dean James Dicoret dari Timnas Indonesia, Paspor Ganda? Penjelasan PSSI

Pemerintah RI Masih Belum Responsif

Di tengah krisis energi global, Pemerintah Indonesia dinilai belum menunjukkan langkah konkret untuk meredam dampak krisis.

Pemerintah baru sebatas memberikan pernyataan terkait keterbatasan suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) dan wacana pengaturan pola kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kegiatan sekolah dari rumah.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved