Berita Nasional
Profil Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Pemberi Izin PT Agincourt Resources Hartanya Naik Rp 2 M
Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq, harta kekayaannya naik Rp 2 miliar dalam waktu satu tahun.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Ringkasan Berita:
- Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq kembali mengizinkan PT Agincourt Resources (PTAR) beroperasi
- PT Agincourt Resources (PTAR) adalah perusahaan tambang emas terbesar di Indonesia yang dituding sebagai perusak lingkungan
- Pada 20 Januari 2026, Hanif sempat mencabut izin operasional perusahaan tersebut, sembari melayangkan gugatan senilai Rp 200,99 miliar
- Setelah beberapa bulan berlalu, Hanif justru kembali memberi izin pada perusahaan tambang emas tersebut
TRIBUN-MEDAN.COM,- Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq tengah disorot publik, usai kembali memberi izin operasi PT Agincourt Resources (PTAR), perusahaan tambang emas terbesar di Indonesia yang dituding sebagai perusak lingkungan.
Sebelumnya, perusahaan yang mengelola Proyek Tambang Martabe di Sumatera Utara ini dicabut izinnya oleh Hanif pada 20 Januari 2026 kemarin, setelah peristiwa banjir besar di Sumut pada November 2025.
Baca juga: Profil Apartemen Royal Condominium, yang Kamarnya Jadi Markas Judi Online
Tidak hanya dicabut izinnya, Kementerian Lingkungan Hidup juga sempat melayangkan gugatan kepada PT Agincourt Resources.
Nilai gugatannya mencapai Rp 200,99 miliar.
Namun, baru beberapa bulan izinnya dicabut, kini Menteri Lingkungan Hidup justru mengizinkan kembali perusahaan yang dituding sebagai perusak lingkungan itu beroperasi di wilayah Sumatera Utara.
Baca juga: Profil PT Agincourt Resources, Perusahaan yang Dituding Perusak Lingkungan Beroperasi Lagi
Lalu, seperti apa profil Hanif Faisol Nurofiq ini?
Profil Hanif Faisol Nurofiq
Hanif Faisol Nurofiq adalah Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup di Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Profil Letjen Yudi Abrimantyo, Jebolan Kopassus yang Mundur dari Jabatan Kabais TNI
Ia lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, pada 21 Maret 1971, dan memiliki gelar pendidikan Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P. Pada 202.
Ia bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan memiliki saudari kembar bernama Hanifah Dwi Nirwana, yang dilantiknya sebagai Staf Ahli Menteri pada Januari 2025.
Baca juga: Profil AKBP Angga Harya Kusuma, Putra Mantan Bupati Bantul Meninggal Dunia, Berpengalaman di Reserse
Karier Hanif dimulai pada 1993 sebagai Staf Data dan forest ranger di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Kalimantan Selatan.
Ia naik jabatan menjadi Kepala Resor Pemangkuan Hutan di Pulau Laut Utara (1995), Kepala Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Sungai Kupang (1997) dan Batulicin (1999), serta Kepala Urusan Peredaran Hasil Hutan (2000).
Baca juga: Profil Mangatur Naibaho, Anggota DPRD Tebing Tinggi yang Putrinya Tewas di Kamar Kos
Pada 2007, ia menjabat Kepala Seksi Pemasaran Hasil Hutan di Cabang Dinas Kehutanan Kabupaten Tanah Bumbu, kemudian Kepala Resort Pengelolaan Hutan (KRPH) dan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Tanah Bumbu (2014-2016).
Pada 2016, ia diangkat sebagai Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.
Sejak 2020, ia menjabat Sekretaris Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL) KLHK, kemudian Dirjen PKTL pada 2023.
Baca juga: Profil Tari Marjadi Ayu, DJ Sekaligus Selebgram Medan Ditangkap Narkoba, Akun Medsos Penuh Hujatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Hanif-Faisol-Nurofiq-Menteri-Lingkungan-Hidup-pencuri.jpg)