Berita Viral

FAKTA-FAKTA Pembunuhan Staf Bawaslu Maria Simaremare, Sudah Dua Tahun Dipacari Pelaku Suharlan

Maria Simaremare (38), staf Bawaslu OKU Selatan, Sumatera Selatan, berasal dari Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/INSTAGRAM
Maria Simaremare (38) ditemukan tewas dalam kondisi luka parah di bagian leher, Rabu (25/3/2026). Sang kekasih, Suharlan (34), pelaku pembunuhan menyerahkan diri ke polisi pada Sabtu (28/3/2026). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Maria Simaremare (38), staf Bawaslu OKU Selatan, Sumatera Selatan, berasal dari Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Keluarganya di Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, di perbatasan Riau dan Sumatera Utara, tepatnya berbatasan langsung dengan Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Maria Simaremare merantau ke Sumatera Selatan untuk bekerja sebagai Staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten OKU Selatan sebelum peristiwa tragis menimpa dirinya pada 25 Maret 2026.

Maria Simaremare (38) belum menikah, namun sudah dua tahun menjalin hubungan asmara dengan Suharlan (34), seorang buruh asal Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Selama bekerja sebagai Staf Bawaslu OKU Selatan, Maria Simaremare tinggal di rumah kontrakan di Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan Muaradua, OKU Selatan.

Polisi melakukan olah TKP di rumah kontrakan Maria Simaremare
Maria Simaremare (38) yang ditemukan tewas dalam kondisi luka parah di bagian leher, Rabu (25/3/2026). Sang kekasih, Suharlan (34), pelaku pembunuhan menyerahkan diri ke polisi pada Sabtu (28/3/2026).

Sosok berdedikasi tinggi dan memiliki kepribadian yang baik

Ketua Bawaslu Sumsel, Ahmad Naafi, mengatakan Maria Simaremare ditemukan meninggal dunia di kediamannya pada Rabu (25/3/2026) pagi.

Ahmad Naafi mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas kepergian almarhumah.

Ia menyebut Maria sebagai sosok pegawai yang berdedikasi tinggi dan memiliki kepribadian yang baik.

“Kami sangat kehilangan. Almarhumah dikenal sebagai pribadi yang baik, rendah hati, dan penuh tanggung jawab dalam menjalankan tugas,”ujarnya.

Kata Ahmad Naafi, Maria Simaremare telah lama mengabdi di Sumatera Selatan dan menunjukkan komitmen kuat terhadap pekerjaannya. Bahkan, ia memilih menetap di OKU Selatan sebagai bentuk pengabdian.

“Beliau sudah cukup lama mengabdi dan memilih menetap di sana. Itu menunjukkan komitmen beliau untuk terus berkontribusi bagi daerah,”pungkasnya.

Ahmad Naafi juga mengungkapkan bahwa almarhumah sempat berencana tidak pulang kampung ke Bagan Batu saat Lebaran dan tetap menjalankan tugas di wilayah tersebut.

Pihak Bawaslu Sumsel berhadap kasus ini diusut tuntas dan berjalan seadil-adilnya. “Kami berharap kasus ini segera tentuas dan berjalan adil,”ujarnya.

Bawaslu Sumsel juga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan almarhumah serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved