Berita Viral

Presiden Prabowo Turut Komentari Mobil Dinas Gubernur Rp 8 Miliar, Singgung Anggaran Tak Produktif

Presiden Prabowo Subianto turut berkomentar tentang pembelian mobil dinas Gubernur Kaltim senilai Rp 8,49 miliar

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud memberikan keterangan kepada awak media di Samarinda, Senin (23/2/2026), terkait polemik pengadaan mobil dinas senilai Rp 8,5 miliar. (Pandawa Borniat/kompas.com) 

TRIBUN-MEDAN.com - Polemik pembelian mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud senilai Rp 8,49 miliar, ternyata masih berlanjut.

Bahkan Presiden Prabowo Subianto turut berkomentar tentang pembelian mobil dinas jenis Land Rover Range Rover 3.0 LWB Autobiography tersebut.

Komentar ini disampaikan Prabowo saat menyoroti penggunaan anggaran di tingkat daerah yang dinilai belum sepenuhnya produktif. 

Menurut Prabowo, masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi, seperti pembangunan jembatan desa, namun anggaran daerah justru digunakan untuk hal-hal yang tidak menjadi prioritas.

“Banyak biaya yang harusnya dilaksanakan oleh kabupaten dan provinsi tidak dilaksanakan. Contoh tadi jembatan, jembatan desa, rakyat harus teriak, presiden harus turun tangan. Maaf, ada dana desa, ke mana dananya? Bupati ke mana, dana gubernur? Tapi oke lah, saya ambil tanggung jawab. Jadi, kita harus terbuka, kita harus fair,” ujarnya dalam sesi tanya jawab dengan jurnalis di kediaman Prabowo, Hambalang, Bogor, Selasa malam (17/3/2026).

Ia menilai pola belanja daerah saat ini masih belum efisien, termasuk dalam penggunaan anggaran untuk fasilitas pejabat.

“Banyak pejabat itu menurut saya ini tidak efisien. Anda lihat sendiri. Kita buka-bukaan ya. Ada kabupaten, eh pemerintah daerah dia beli mobil dinas gubernur berapa? Rp8 miliar,” ungkapnya.

Sebagai perbandingan, Prabowo menegaskan bahwa dirinya menggunakan kendaraan dinas buatan dalam negeri dengan harga jauh lebih rendah.

“Saya Presiden Indonesia. Saya pakai mobil Maung buatan Indonesia. Harganya Rp 700 juta itu. Mungkin karena ini presiden, ada anti peluru, mungkin jadi Rp 1 miliar. Tapi tidak sampai Rp 8 miliar. Kita selidiki semua, efisiensi,” tegasnya.

Presiden juga menekankan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab kepala daerah dalam mengelola anggaran publik, terutama agar benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.

“Habis itu kunjungan kerja-kunjungan kerja, sudahlah itu yang kita minta. Kesadaran, rasa tanggung jawab, iya kan?” lanjutnya.

Ia mengingatkan bahwa tugas utama kepala daerah adalah melayani masyarakat, bukan sekadar menghabiskan anggaran. 

“Bupati kerja untuk rakyatmu, gubernur kerja untuk rakyatmu, itu yang kita minta,” pungkas Prabowo.

Polemik Mobil Dinas Gubernur Kaltim

Diketahui Gubernur Kaltim Rudy Masud sempat menjadi sorotan karena pengadaan mobil dinas seharga Rp 8,49 miliar.

Mobil dinas mewah tersebut merupakan hasil pengadaan APBD Perubahan 2025.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved