Breaking News

Berita Nasional

Alasan Sebenarnya Dokter Tifa Mendadak Rehat dari Kasus Ijazah Jokowi, Singgung Keputusan Rismon

Dokter Tifa mengaku tetap mengikuti perkembangan terkait kasus ijazah Jokowi, walaupun tidak terlibat secara langsung.

Warta Kota/Ramadhan LQ
KASUS IJAZAH PALSU - Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (11/7/2025). Kedatangan Dokter Tifa itu adalah untuk mengklarifikasi penyelidik Polda Metro Jaya terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo, Kamis (10/7/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com - Terbongkar alasan sebenarnya Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa berencana rehat sementara dari kasus ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo ( Jokowi ).

Meski demikian, Dokter Tifa mengaku tetap mengikuti perkembangan terkait kasus ijazah Jokowi, walaupun tidak terlibat secara langsung.

Satu di antara alasan dr Tifa yakni ingin berfokus untuk menjalani ibadah selama bulan Ramadan 2026.

"Beberapa hari ini saya memilih menarik diri sejenak dari berbagai urusan. Memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan, saya ingin memusatkan diri pada ibadah: sholat, tadarus, membaca kitab-kitab hikmah, dan lebih banyak berdiam di rumah," katanya dikutip dari postingan di akun Facebook pribadinya, Selasa (17/3/2026), sebagaimana dilansir Tribunnews.com.

Dia juga mengatakan telah mengetahui terkait rekannya sekaligus ahli digital forensik, Rismon Sianipar, yang mengajukan permohonan keadilan restoratif atau restorative justice dalam kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi.

Dokter Tifauzia Tyassuma memberitahukan bahwa saat ini memilih rehat sejenak dari polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Dokter Tifa menyampaikan hal itu melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Selasa (17/3/2026).
Dokter Tifauzia Tyassuma memberitahukan bahwa saat ini memilih rehat sejenak dari polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Dokter Tifa menyampaikan hal itu melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Selasa (17/3/2026). (TRIBUN MEDAN/TRIBUN TIMUR)

Rismon merupakan tersangka yang masuk dalam klaster yang sama bersama Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus tersebut.

Sementara, permohonan restorative justice itu dilakukan Rismon setelah dirinya mengakui ijazah Jokowi adalah asli.

Pengakuan tersebut disampaikan Rismon dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Balige Academy pada Rabu (11/3/2026) lalu.

Dia mengungkapkan hasil itu diketahuinya setelah melakukan penelitian ulang terhadap ijazah Jokowi selama dua bulan.

"Dalam keheningan itu saya tetap mengikuti perkembangan yang terjadi di luar termasuk kabar tentang Rismon Hasiholan Sianipar yang mengajukan restorative justice kepada Jokowi di Solo. Saya mencermatinya sesekali dari jarak yang tenang," ujar Dokter Tifa.

Namun, Dokter Tifa menegaskan enggan untuk mengajukan restorative justice seperti yang dilakukan Rismon.

Dia mengaku menyayangkan terkait pilihan yang diambil Rismon tersebut.

"Terus terang saya menyesalkan langkah tersebut. Saya tidak berada pada posisi yang sama dengannya. Dan Insya Allah, atas izin Allah serta dukungan yang terus engalir dari banyak pihak, saya tidak akan pernah memilih jalan rendah seperti yang dipilih Rismon," tegasnya.

Ia menganggap pilihan Rismon dengan mengajukan restorative justice bukan sifat asli dirinya selama ini.

Bahkan, Dokter Tifa mengaku sempat menghubungi Roy Suryo seakan tidak percaya Rismon berujung mengakui keaslian ijazah Jokowi hingga mengajukan restorative justice.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved