Berita Viral
ROY Suryo Ogah Terima Tantangan Debat dari Rismon Sianipar yang Kini Dukung Jokowi:Diskusi ke Rakyat
Roy Suryo menegaskan tidak akan menanggapi tantangan Rismon Sianipar yang sudah mendukung Jokowi.
TRIBUN-MEDAN.com - Roy Suryo menegaskan tidak akan menanggapi tantangan Rismon Sianipar yang sudah mendukung Jokowi.
Rismon Sianipar telah meminta maaf ke Jokowi. Rismon juga telah keluar dari kubu Roy Suryo dan Dokter Tifa yang masih menuding ijazah Jokowi.
Namun, belakangan ini, Rismon berbeda haluan dan menyebut ijazah Jokowi asli.
Ia juga mengakui bahwa penelitiannya terhadap ijazah Jokowi ada kekeliruan dan meminta maaf kepada Jokowi.
Bahkan, Rismon mengajukan RJ dan berkunjung ke rumah Jokowi di Solo.
Rismon juga sowan ke Istana Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka yang juga merupakan putra Jokowi.
Setelah beda arah dengan Roy Suryo, Rismon pun menantang Roy Suryo untuk beradu argumen tentang ijazah Jokowi berdasarkan temuan teknis masing-masing dalam sebuah forum terbuka.
Rismon menyampaikan bahwa spekulasi yang berkembang harus segera dihentikan melalui pembuktian ilmiah yang valid.
Mengenai tantangan adu mekanik dari Rismon itu, Khozinudin menegaskan bahwa Rismon kini sudah tidak lagi mempunyai kapasitas apapun sebagai seorang peneliti.
"Saya tegaskan sekarang ini Rismon Sianipar tidak memiliki reputasi dan integritas sebagai orang yang punya kapasitas untuk meneliti, karena dia sudah tidak jujur dia berbohong soal ijazah S2 dan S3-nya, gelar doktornya," tegas Khozinudin, dikutip dari YouTube Nusantara TV, Selasa (17/3/2026).
Baca juga: SEBELUM Umumkan Rehat Sejenak dari Polemik Ijazah Jokowi, dr Tifa Tulis Pesan Menyentuh ke Rismon
Baca juga: UPDATE Ledakan di Masjid Jember, Kapolda Jatim Larang Sementara Aktivitas Warga
"Karena itu, tantangan dari seorang yang sudah tidak punya integritas itu tidak bernilai bagi kami untuk dilayani," tambahnya.
Khozinudin mengatakan, pihaknya kini hanya menunggu persidangan kasus ijazah yang terbuka untuk umum, bukan adu mekanik seperti tantangan yang dilayangkan Rismon.
"Karena di sana (persidangan) kami tentu bisa mempersoalkan apa yang dia (Rismon) sampaikan tadi dan punya nilai hukum saat di pengadilan," jelasnya.
"Apalagi secara formil, statement yang dibuat melalui video, baik video sekali, dua kali, 10 kali, itu juga tidak bernilai, karena dalam hukum, keterangan yang punya nilai adalah keterangan yang diajukan atau dihadirkan dalam sebuah persidangan yang terbuka untuk umum," imbuh Khozinudin.
Bagi pihaknya, kata Khozinudin, Rismon adalah seorang pengkhianat sehingga tantangan itu tidak layak untuk diladeni.
| POLEMIK Mahasiswi Korban Pelecehan Jadi Tersangka ITE, Akhirnya Polres Pagar Alam Terbitkan SP3 |
|
|---|
| Presiden Prabowo Singgung Pemakzulan, Mahfud MD Sebut Bukan Makar Lontaran Kritik Saiful Mujani |
|
|---|
| Golkar Percaya Diri Menterinya tak Masuk dalam Reshuffle Presiden Prabowo |
|
|---|
| Jaksa Dianggap Terlalu Paksakan Kasasi Kasus Delpedro dkk, Lemah Pembuktian Tuduhan Penghasutan Demo |
|
|---|
| 16 Orang Diduga Terlibat Kasus Andrie Yunus Libatkan Sipil, TAUD Buat Laporan ke Bareskrim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Roy-Suryo-tersangka-ijazah.jpg)