Berita Viral
SOSOK Franka Hendra Dosen Unpam Lecehkan Wanita di KRL, Korban Lain Bermunculan, Tapi Tak Mau Ngaku
Dosen Universitas Pamulang (Unpam), Franka Hendra Sukma menjadi sorotan karena diduga melakukan pelecehan kepada wanita
TRIBUN-MEDAN.com - Dosen Universitas Pamulang (Unpam), Franka Hendra Sukma menjadi sorotan karena diduga melakukan pelecehan kepada wanita di gerbong KRL Commuter Line Jakarta.
Video korban marah ke pelaku viral di media sosial.
Kasus ini mencoreng dunia pendidikan tinggi. Apalagi, Franka merupakan dosen dengan predikat lulusan luar negeri.
Franka memiliki latar belakang akademik yang sangat mentereng.
Ia menyandang gelar lengkap Franka Hendra Sukma, S.T., M.T., Ph.D.
Gelar doktor (Ph.D) tersebut baru saja ia raih dari salah satu universitas bergengsi di negeri jiran, yakni Universiti Teknologi Malaysia (UTM) pada tahun 2024.
Sebagai dosen Teknik Industri di Unpam, ia dikenal aktif dalam proses pengajaran dan pengembangan keilmuan. Tak hanya mengajar,
Franka juga memegang tanggung jawab strategis sebagai asesor di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Pamulang, sebuah peran yang menguji kompetensi mahasiswa dan tenaga profesional.
Kronologi Kejadian Versi Korban
Dugaan pelecehan ini pertama kali mencuat melalui platform Threads yang diunggah oleh akun @asrta.vo pada Minggu (15/3/2026).
Dalam unggahannya, korban memberikan peringatan kepada pengguna transportasi umum lainnya.
"Security alert, dosen cabul Teknik Industri UNPAM di KRL @commuterline. Hati-hati guys sama orang ini. Posisinya sangat ramai sehingga pelaku dapat melakukan aksinya di tempat umum," tulis korban dalam unggahannya.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi saat korban mengejar kereta terakhir arah Nambo dari Stasiun Tebet sekitar pukul 20.37 WIB.
Saat itu, kondisi gerbong sangat padat. Korban sedang berbincang dengan temannya dalam posisi berhadapan, sementara terduga pelaku berdiri tidak jauh dari mereka.
Dugaan tindakan pelecehan disebut terjadi antara Stasiun Universitas Pancasila dan Stasiun Universitas Indonesia sekitar pukul 21.00 WIB.
| BAHLIL Lahadalia Dijuluki Pangeran Hormuz Karena Tak Naikkan Harga BBM Saat Harga Minyak Dunia Mahal |
|
|---|
| NASIB Karier Kajari Karo Danke Rajagukguk Ditarik ke Kejagung Untuk Evaluasi Atas Kasus Amsal Sitepu |
|
|---|
| NASIB MZ Mahasiswa Untirta Serang Berulang Kali Rekam Dosen di Toilet, Isi HP Penuh Video Mengintip |
|
|---|
| AKHIRNYA Preman yang Bacok Ayah Pengantin Gegara Tak Diberi Uang Rp 500 Ribu Ditangkap |
|
|---|
| KRONOLOGI Keluarga Pasien BPJS Cekcok dengan Perawat, Keluarga Kesal Dibentak Gegara Jam Besuk Habis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kasupelecehannnsdsdf.jpg)