Berita Viral
AKHIRNYA Preman yang Bacok Ayah Pengantin Gegara Tak Diberi Uang Rp 500 Ribu Ditangkap
Akhirnya preman yang bacok ayah pengantin hingga tewas telah ditangkap. Dadang (58) tewas dibcaok oleh pelaku
TRIBUN-MEDAN.com - Akhirnya preman yang bacok ayah pengantin hingga tewas telah ditangkap.
Dadang (58) tewas dibacok oleh pelaku karena tak memberi uang keamanan Rp 500 ribu.
Pesta pernikahan yang berlangsung di Purwakarta berubah menjadi mencekam.
Pelaku bernama Yogi Iskandar, warga Purwakarta.
Bahkan, berdasarkan pantauan di lokasi, kaki bagian betis terduga pelaku terlihat diperban.
Kuat dugaannya jika terduga pembunuh Dadang mendapat hadiah timah panas.
Penangkapan terhadap pelaku pembunuhan Dadang terjadi pada Senin (6/4/2026).
Dikutip dari TribunJabar.id, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan saat dikonfirmasi, membenarkan penangkapan terhadap terduga pelaku.
Menurut Hendra, dugaan tindak pidana penganiayaan berat hingga mengakibatkan kematian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 466 ayat 3 KUHP.
"Pelaku melakukan perbuatannya cara memukul bagian kepala belakang dan punggung korban dengan menggunakan bambu berukuran panjang sekitar 35 sentimeter dan mengakibatkan korban meninggal dunia," katanya.
Baca juga: KRONOLOGI Keluarga Pasien BPJS Cekcok dengan Perawat, Keluarga Kesal Dibentak Gegara Jam Besuk Habis
Baca juga: Lirik Lagu Karo Sayang Paling Sayang yang Dipopulerkan Rimta Mariani Ginting
Kejadian itu terjadi pada Sabtu (4/4/2026) pukul 15.00 WIB yang beralamat di Jalan Cempaka PTPN VIII Cikumpay RT 009 RW 004, Desa Kertamukti, Kecamatan Cempaka, Purwakarta.
"Korban bernama Dadang, sedangkan pelaku ini berinisial YI (Yogi Iskandar) warga Purwakarta juga. Saat itu, di halaman rumah korban yang sedang mengadakan pesta pernikahan anaknya."
"Sewaktu hiburan organ tunggal sedang berlangsung ada beberapa orang / pemuda yang turut hadir untuk mengikuti hiburan sambil mengkonsumsi miras di area tempat hiburan/pernikahan," katanya.
Kemudian, pelaku yang sudah mengonsumsi miras tersebut menghampiri ke area panggung dalam keadaan mabuk dan meminta sejumlah uang kepada pemain organ tunggal dengan maksud untuk membeli tambahan miras, pada saat itu oleh penyelenggara organ, ditawarkan uang Rp100.000 tetapi ditolaknya dengan alasan kurang.
"Kedua orang itu marah dan memicu kericuhan. Korban selaku pemangku hajat pun keluar rumah dan marah kepada orang tersebut serta menegurnya."
| KRONOLOGI Keluarga Pasien BPJS Cekcok dengan Perawat, Keluarga Kesal Dibentak Gegara Jam Besuk Habis |
|
|---|
| BOCAH SD Nyaris Diculik Sepulang Sekolah, Pelaku Ditangkap Orang Tua Korban, Pelaku: Ngajak Ngamen |
|
|---|
| NASIB 3 ANGGOTA TNI: Serka M Nasir, Kopda Feri, dan Serka Franky Didakwa Pembunuhan Berencana |
|
|---|
| UPDATE Kasus Penculikan Kacab Bank BUMN Ilham Pradipta: 3 Anggota TNI Didakwa Pembunuhan Berencana |
|
|---|
| JUSUF KALLA Heran Rismon Baru Bantah Setelah Dilaporkan ke Polisi, Kubu Rismon: Nanti di SPKT Diuji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Penganiayaansdfffgg.jpg)