Berita Viral

BAGI Pengemudi Melintasi Jalan Lintas Riau-Sumut Waspadai Asap Karhutla Ganggu Jarak Pandang

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menimbulkan kepulan asap tebal yang menutupi ruas Jalan Lintas Riau–Sumatera Utara

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/TRIBUN PEKANBARU
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menimbulkan kepulan asap tebal yang menutupi ruas Jalan Lintas Riau–Sumatera Utara di Desa Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, pada Sabtu (14/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Luas Kebakaran Hutan saat Ini di Riau
  • Saat ini luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau telah mencapai lebih dari 1.161 hektare per 12 Maret 2026, dengan Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah terdampak terluas sekitar 681,5 hektare.
  • Api masih membara di sejumlah titik, terutama di Pelalawan, Kampar, Bengkalis, dan Indragiri Hilir.
  • Ancaman Asap Pekat di Jalur Mudik Sumatera

 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda sejumlah wilayah di Riau, menimbulkan kabut asap pekat yang mengganggu aktivitas masyarakat.

Salah satu titik paling parah terjadi di ruas Jalan Lintas Riau–Sumatera Utara, tepatnya di Desa Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, pada Sabtu (14/3/2026).

Asap Pekat Hambat Arus Mudik

Kepulan asap dari lahan gambut yang terbakar menutupi badan jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer.

Kondisi ini membuat jarak pandang pengendara hanya sekitar 10 meter.

Para pemudik yang melintas terpaksa menyalakan lampu hazard dan melaju dengan sangat hati-hati.

Ari Nadem (38), warga Pekanbaru yang sedang mudik bersama keluarganya menuju Medan, Sumatera Utara, mengaku perjalanan terasa menegangkan. 

“Asap karhutla pekat sekali di jalan, sangat mengganggu. Jarak pandang hanya sekitar 10 meter. Saya harus hidupkan lampu hazard mobil untuk mencegah kecelakaan,” ujarnya.

Ari juga sempat melihat titik api besar di dekat jalan lintas.

Menurutnya, asap tebal yang dihasilkan langsung mengarah ke jalur utama, sehingga membahayakan ribuan pemudik dan kendaraan logistik yang melintas.

Ia berharap pemerintah segera bertindak cepat.

“Ya, harus cepat ditangani pemerintah karena akan berisiko bagi keselamatan pengendara. Orang banyak mudik lewat sini. Truk-truk CPO juga mestinya dilarang melintas menjelang Idul Fitri,” tambahnya.

Upaya Pemadaman

Kapolsek Tanah Putih, Kompol Yudi Indranaldi, membenarkan adanya karhutla yang menyebabkan kabut asap pekat di jalur lintas Sumatera.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved