Berita Viral

Janggalnya Kematian Maria Naibaho Anak Anggota DPRD, Ada Memar hingga Kelamin Berdarah

Penemuan jenazah Maria bermula ketika sang kekasih, Sanggam Elroi Marbun, mendatangi kos-kosan pacarnya sekitar pukul 20.00 WIB.

TRIBUN MEDAN/Alija Magribi
MELAYAT - Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih melayat ke rumah duka Mangatur Naibaho seusai sang putri meninggal dunia misterius di indekosnya, Sabtu (14/3/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Putri seorang anggota DPRD Tebingtinggi ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Medan, menimbulkan sejumlah pertanyaan dari pihak keluarga terkait kondisi kematiannya.

Maria Agustina Naibaho (23), mahasiswi semester 8 Universitas Negeri Medan (Unimed), ditemukan tidak bernyawa di kamar kosnya di Jalan Rela, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatra Utara, pada Kamis malam (12/3/2026).

Maria merupakan putri dari Anggota DPRD Tebing Tinggi, Mangatur Naibaho.

Penemuan jenazah Maria bermula ketika sang kekasih, Sanggam Elroi Marbun, mendatangi kos-kosan pacarnya sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat tiba, pintu kamar Maria terkunci dan tidak ada jawaban ketika dipanggil.

Merasa curiga, Sanggam kemudian meminta bantuan dua temannya untuk mendobrak pintu.

Jenazah Maria Agustina Naibaho (22), mahasiswi Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya baru selesai diautopsi di RS Bhayangkara TK II Medan, Jumat (13/3/2025).
Jenazah Maria Agustina Naibaho (22), mahasiswi Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya baru selesai diautopsi di RS Bhayangkara TK II Medan, Jumat (13/3/2025). (TRIBUN MEDAN/LinkedIn)

“Saat pintu terbuka, tercium aroma tidak sedap dari dalam,” ujarnya. Rupanya, Maria sudah meninggal dunia saat itu.

Setelah menemukan kondisi tragis tersebut, Sanggam dan teman-temannya segera melaporkan kejadian ini kepada pemilik kos, yang kemudian diteruskan ke pihak kelurahan dan Polsek Medan Tembung.

Jenazah Maria dievakuasi oleh Tim Inafis ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk proses autopsi.

Dari pemeriksaan awal, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan, meski hasil resmi autopsi masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

Dari kondisi jenazah saat ditemukan, perut Maria sudah membesar dan warna pada kepala serta kedua tangannya mulai membiru.

Diperkirakan korban telah meninggal dunia selama kurang lebih empat hari sebelum ditemukan.

Komunikasi Terakhir

Sebelum putri Anggota DPRD Tebing Tinggi ditemukan meninggal, ia sempat mengirim pesan kepada orangtuanya di kampung pada Selasa (10/3/2026).

Kepada ibunya, Maria mengeluh sakit kepala dan suaranya hilang.

"Jadi korban itu masih ngomong sama mamanya dibilang demam," kata Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, dikutip dari Tribun Medan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved