Berita Nasional

Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 17 Ribu, Purbaya Dimaki Warganet di Tiktok, Balasannya Sebut Masih Baik

Cibiran itu disampaikan oleh warganet merespons melemahnya nilai tukar rupiah

|
TRIBUN MEDAN/Instagram/@purbaya/ kompas.com
ATURAN SOAL THR - Foto Menteri Keuangan RI (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal polemik pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2026. Terjadi perbedaan pembagian THR pekerja swasta dengan ASN, TNI dan Polri. 

TRIBUN-MEDAN.com - Mengaku dirinya mendapat cibiran atau makian dari warganet pengguna media sosial TikTok, Menteri Keuangan RI (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. 

Cibiran itu disampaikan oleh warganet merespons melemahnya nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp17.000 per dolar AS, ungkap Purbaya.

"Dari situ sih kita masih lumayan, walaupun di TikTok saya dimaki-maki orang katanya, 'hey Pak Purbaya, menteri keuangan, kerjanya apa aja lu, tuh rupiah lihatin,' tapi kita menilai harus dengan fair, apa yang terjadi dibandingkan juga dengan seluruh negara di dunia seperti apa," kata Purbaya saat jumpa pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan RI (Kemenkeu), Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Padahal menurut Purbaya, kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar masih cukup baik dibandingkan beberapa negara khususnya di Asia Tenggara.

Dimana, berdasarkan data pihaknya selama adanya konflik antara Amerika Serikat-Israel terhadap Iran penurunan terhadap nilai tukar rupiah hanya 0,3 persen.

Jika dibandingkan dengan Malaysia yang menyentuh 0,5 persen dan Thailand 1,6 persen, angka tersebut lebih rendah.

"Kalau Anda lihat itu, nilai tukar [rupiah terhadap] dolar AS, depresiasinya sejak perang [Israel-AS vs Iran], kita lihat terdepresi sebesar 0,3 persen. Jauh lebih baik dari mata uang negara-negara di sekeliling kita. Malaysia -0,5 persen, Thailand -1,6 persen, dan lain-lain. Jadi kita masih lumayan," ucap Purbaya.

Atas hal itu, Bendahara Negara RI tersebut meminta kepada seluruh pihak untuk tidak hanya melihat pada level nilai tukar rupiah semata.

Kata dia, Indonesia sejatinya masih cukup baik dalam menjaga kebijakan fiskal dan moneter di tengah konflik yang masih memanas hingga hari ini.

"Jadi bukan lihat levelnya aja, tapi kita lihat berapa dampak ke pelemahannya. Kita masih oke, artinya kita masih dianggap menjaga kebijakan fiskal dan moneter yang baik dan fondasi ekonomi kita yang baik," tandas dia.

Disindir Rocky Gerung

Pengamat politik, Rocky Gerung, melontarkan sindiran pedas terhadap pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengenai lonjakan harga minyak mentah dunia.

Purbaya sebelumnya menyebut bahwa harga minyak mentah yang sempat menembus 113 dolar Amerika Serikat (AS) per barel belum menunjukkan dampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi domestik.

Menanggapi hal itu, Rocky menilai ucapan Purbaya seolah memberi kesan optimistis.

"Tapi itu kan optimisme yang palsu," ujar Rocky Gerung, dikutip dari akun YouTube Rocky Gerung Official, Selasa (10/3/2026).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved