Berita Viral

NASIB Kapolsek AKP Putra Dipukul Pemuda Mabuk Saat Patroli, Brigadir Hendy Babak Belur Dikeroyok

Kapolsek Kaliwungu, AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho dikeroyok pemuda mabuk saat melakukan penggerebekan. 

TRIBUN MEDAN/KOLASE TANGKAPAN LAYAR
DIKEROYOK - Kapolsek Kaliwungu Kendal AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho bersama seorang anggotanya, Brigadir Hendy, yang berniat bubarkan tawuran berujung dikeroyok pemuda. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kapolsek Kaliwungu, AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho dikeroyok pemuda mabuk saat melakukan penggerebekan. 

AKP Putra mengaku menangkis tiga pukulan, tetapi satu pukulan kena ke tubuhnya. 

"Kalau saya ada 3 pukulan yang ke saya tapi saya tangkis, hanya lolos 1 pukulan saja," kata Kapolsek Kaliwungu, AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho ditemui di Polres Kendal, Senin (9/3/2026).

Kapolsek bercerita, pengeroyokan yang dilakukan oleh kelompok pemuda itu berlangsung sporadis dan spontan. 

Dia tak tahu berapa kali Brigadir Hendy menerima pukulan telak, bahkan saat terjatuh pun masih berusaha dipukuli pelaku.

"Kurang tahu berapa kali, karena waktu itu kami juga terkena pukulan dan berusaha melerai," ungkapnya.

Kapolsek menuturkan, dirinya mengalami kondisi yang lebih beruntung dibanding Brigadir Hendy.

Brigadir Hendy, anggota Polsek Kaliwungu Kabupaten Kendal yang dikeroyok pemuda mabuk sudah bisa menjalankan aktivitasnya. 

Namun, dia masih merasa pusing dan mengalami luka memar pada bagian wajah serta kepala belakang.

"Anggota saya Brigadir Hendy itu kondisinya sudah seperti biasa cuma masih pusing," kata dia.

Baca juga: Identitas Temuan Kerangka Manusia di Aek Ngadol, Ternyata Warga Garoga Korban Banjir Bandang

Baca juga: Respons Purbaya dan Bahlil Harga Minyak Dunia 116 Dollar AS/Barel, Asumsi ICP di APBN Cuma 70 Dollar

Tersulut Emosi Sirine

Menurutnya, para pemuda itu telah tersulut emosi sejak rombongan patroli yang dia pimpin menyalakan sirine peringatan. 

Merasa suasana kurang kondusif, Kapolsek beserta anggota langsung turun dari mobil.

Dia juga sempat berkomunikasi secara persuasif dengan pelaku untuk membubarkan diri.

Bukannya merespons baik, pelaku langsung mengarahkan bogem mentah kepada dirinya dan anggotanya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved