Berita Viral

Nasib Apes Kapolsek Kaliwungu Kendal Niat Bubarkan Tawuran Dikeroyok Pemuda, Polisi Tangkap Pelaku

Mereka menjadi korban pengeroyokan saat melakukan patroli sahur di tikungan jalan Desa Krajan Kulon

Tangkapan layar
DIKEROYOK - Kapolsek Kaliwungu Kendal AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho bersama seorang anggotanya, Brigadir Hendy, yang berniat bubarkan tawuran berujung dikeroyok pemuda. 

TRIBUN-MEDAN.com - Nasib apes harus dialami Kapolsek Kaliwungu Kendal AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho bersama seorang anggotanya, Brigadir Hendy, yang berniat bubarkan tawuran berujung dikeroyok pemuda.

Mereka menjadi korban pengeroyokan saat melakukan patroli sahur di tikungan jalan Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jateng, Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Saat kejadian jajaran Polsek Kaliwungu tengah melakukan patroli pengamanan kegiatan ngangklang, yakni tradisi masyarakat membangunkan warga untuk sahur dengan menggunakan alat musik sederhana seperti kentongan, angklung, maupun peralatan dapur.

Baca juga: DAFTAR Resmi 41 Pemain Timnas Indonesia di FIFA Series Maret, Baggott Comeback, Siapa yang Dicoret?

Di tengah patroli, polisi menerima laporan adanya dua kelompok pemuda yang diduga akan terlibat tawuran lalu petugas kemudian mendatangi lokasi kerumunan untuk membubarkan mereka.

Sejumlah pemuda langsung membubarkan diri setelah melihat mobil patroli polisi datang namun beberapa pemuda lainnya justru bersikap agresif dan menyerang petugas.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pemuda melayangkan pukulan ke arah kepala Kapolsek.

Baca juga: Kecewanya AS ke Israel Usai Gempur Iran, Dianggap Lampaui Batas Imbas 30 Pangkalan Minyak Hancur

Anggota Polsek Kaliwungu yang berada di lokasi berusaha melerai kejadian tersebut.

Namun beberapa pemuda lain dalam kerumunan ikut melakukan perlawanan hingga terjadi aksi saling dorong dan pemukulan.

AKP Nindya mengatakan dirinya dan anggota sempat dipukul saat mencoba menghentikan keributan tersebut.

"Saya dan anggota sempat dipukuli saat berusaha melerai perkelahian dua kelompok pemuda di Desa Krajan Kulon," kata Nindya, Minggu.

Ia menyebut para pemuda yang melakukan pemukulan diduga dalam kondisi mabuk.

Polisi kemudian mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Baca juga: Pesan Terakhir Kapten Miswar Sebelum Dinyatakan Hilang di Selat Hormuz, Terkena Ranjau Laut

Kedua pemuda itu masing-masing berinisial MH (20), warga Dukuh Gambiran, Desa Sumberejo, dan AF (18), warga Dukuh Kandangan, Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu.

"Sudah kami amankan di Polsek Kaliwungu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Meski sempat terjadi pengeroyokan, situasi di lokasi akhirnya dapat dikendalikan. Para pemuda yang sempat berkumpul juga langsung membubarkan diri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved