Berita Viral

Pantas Istri Kapten Kapal Sea Dragon Curiga, Gaji Suami Rp 50 Juta, Ternyata Angkut Sabu 2 Ton

Kecurigaan Sondang, istri Hasiholan, yakni ketika mengetahui gaji yang ditawarkan terbilang cukup besar

TRIBUN MEDAN/TribunBatam.id/Ucik Suwaibah
SIDANG 2 TON SABU - Enam terdakwa perkara sabu-sabu hampir 2 ton saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam baru-baru ini. Istri Hasiholan Samosir, kapten kapal Sea Dragon yang menjadi terdakwa kasus penyelundupan hampir 2 ton sabu, sempat curiga ketika suaminya menerima pekerjaan itu. Kecurigaan Sondang, istri Hasiholan, yakni ketika mengetahui gaji yang ditawarkan terbilang cukup besar yakni sekitar 3.000 dolar AS. 

TRIBUN-MEDAN.com - Istri Hasiholan Samosir, kapten kapal Sea Dragon yang menjadi terdakwa kasus penyelundupan hampir 2 ton sabu, sempat curiga ketika suaminya menerima pekerjaan itu.

Kecurigaan Sondang, istri Hasiholan, yakni ketika mengetahui gaji yang ditawarkan terbilang cukup besar yakni sekitar 3.000 dolar AS.

Selain itu, kondisi kesehatan suaminya juga sempat menjadi pertimbangan karena sebelumnya pernah mengalami stroke.

Hal itu terungkap saat TribunBatam.id, melakukan wawancara eksklusif bersama Sondang dan Osner Samosir (adik Hasiholan Samosir) pada Sabtu (7/3/2026).

Rencananya, Hasiholan akan menjalani sidang putusan pada Senin (9/3/2026) di Pengadilan Negeri Batam.

Sondang dan Osner Samosir menceritakan tentang sosok Hasiholan Samosir, serta bagaimana awal mula kembali berlayar hingga terlibat dalam kasus yang kini sedang diproses hukum.

Sondang, mengatakan suaminya dikenal sebagai sosok yang teliti dalam bekerja dan tidak sembarangan mengambil pekerjaan.

Menurutnya, awal keterlibatan suaminya bermula ketika Hasiholan dalam perjalanan saat membawa kapal dari Surabaya menuju Batam

Dalam perjalanan itu, ia dihubungi pria yang dikenal sebagai Mister Pong, warga negara Thailand menawarkan pekerjaan pelayaran.

Selain dengan suaminya, Mister Pong ini juga berbicara dengan Richard Halomoan.

Setelah membawa kapal dari Surabaya ke Batam, Hasihola pulang dulu ke rumah.

Sekitar bulan April, Mister Pong kembali menghubungi kali ini lewat Richard Haloloan dengan massenger untuk menawarkan pekerjaan pelayaran.

Sondang mengatakan suaminya hanya punya WA, tidak punya massenger itu.

“Suami saya sebenarnya tidak terlalu bisa berbahasa Inggris dan tidak memakai aplikasi messenger."

"Komunikasi dengan pihak tersebut banyak dilakukan melalui seorang kru kapal bernama Richard,” ujar Sondang.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved