Berita Viral

ISI Surat Prabowo Untuk Presiden Iran yang Hadapi Konflik dengan Israel-AS, Siap Fasilitasi Dialog

Presiden Prabowo mengirimkan surat ke Presiden Iran, Masoud Pazeshkian. Kementerian Luar Negeri melalui juru bicaranya

IST
Presiden Prabowo Subianto berbicara di hadapan para pengusaha Amerika Serikat (AS) dalam acara Business Summit yang digelar di US Chamber of Commerce, Washington DC, Rabu (18/2/2026) waktu setempat.(Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden) 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Prabowo mengirimkan surat ke Presiden Iran, Masoud Pazeshkian. Kementerian Luar Negeri melalui juru bicaranya Yvonne Mewengkang mengungkapkan isi dari surat tersebut. 

"Dalam pertemuan Menteri Luar Negeri kita dengan Dubes Iran di Jakarta, Pak Menlu menyampaikan surat dari Presiden kepada Presiden Iran," kata Yvonne dalam konferensi pers di Kantor Kemlu RI, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Paragraf pertama surat Presiden Prabowo menyampaikan dukacita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. 

Pemerintah Indonesia menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada pemerintah dan rakyat Iran atas kehilangan tokoh penting yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan politik dan kehidupan masyarakat Iran, sekaligus menegaskan komitmen RI untuk terus menjaga hubungan persahabatan.

Kemudian pada paragraf berikutnya, Presiden Prabowo mengutarakan solidaritas Indonesia bersama rakyat dan pemerintah Iran. 

Dalam pesannya, Indonesia menyatakan siap untuk menjadi mediator atau fasilitator dialog atas konflik yang memuncak antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. 

"Paragraf pertamanya condolences. Dan solidaritas of course sama apa namanya, rakyat dan pemerintah Iran. Diulang lagi, siap memfasilitasi dialog," katanya.

Baca juga: Prof Dasco Ingatkan Persatuan, Soroti Masyarakat Saling Mencaci di Medsos: Sudah Tidak Sehat

Baca juga: Bonus Hari Raya 2026 Naik Dua Kali Lipat, CEO Grab Sebut untuk 400 Ribu Lebih Mitra Pengemudi

Perihal alasan mengapa Presiden Prabowo memilih mengirimkan surat, Yvonne menyampaikan bahwa surat merupakan bentuk komunikasi resmi diplomatik paling personal antar kepala negara.

"Saya tadi juga ada yang nanya ya, kenapa saya menyampaikan surat? Sebenarnya penyampaian surat dalam komunikasi diplomatik itu adalah salah satu bentuk yang paling personal, intens gitu lho, antar kepala negara," ungkapnya.

Prabowo Berniat Kunjungi Teheran

Presiden Prabowo Subianto telah menerima telepon dari Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif membahas rencana ke Teheran, Iran untuk menurunkan ketegangan di Timur Tengah.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Penasehat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshidiqie setelah pertemuan antara Presiden  dengan ulama di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026).

"Dan yang saya bersyukur Presiden, Perdana Menteri Pakistan bersedia untuk bersama-sama dengan Presiden Prabowo berkunjung ke Teheran. Itu yang diterangkan tadi oleh Presiden," kata Jimly.

Ia mengatakan bahwa kunjungan Presiden Prabowo dengan PM Pakistan ke Iran tersebut bukan untuk mendamaikan perang yang terjadi melainkan untuk mengurangi tensi konflik agar tidak meluas.

Karena bagaimanapun kata Jimly mendamaikan perang negara yang pimpinan tertingginya terbunuh sangat sulit dilakukan dalam waktu dekat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved