Berita Nasional
Profil Emha Ainun Nadjib Alias Cak Nun, Ramalannya 14 Tahun Viral Lagi Soal Israel Serang Iran
Ulama sekaligus budayawan ternama ini diketahui pernah menyampaikan prediksi mengenai kemungkinan serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran
TRIBUN-MEDAN.com - Heboh postingan lawas Cak Nun 12 tahun lalu kembali viral dan jadi perbincangan publik di tengah panasnya serangan AS-Israel ke Iran.
Sosok Emha Ainun Nadjib atau yang lebih dikenal sebagai Cak Nun pun disorot.
Ulama sekaligus budayawan ternama ini diketahui pernah menyampaikan prediksi mengenai kemungkinan serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, jauh sebelum peristiwa tersebut benar-benar terjadi.
Serangan militer Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026) ternyata pernah disinggung Cak Nun dalam sebuah forum pada 2012 silam.
Pernyataan itu kini kembali ramai dibicarakan publik.
Lantas, seperti apa sosok Cak Nun sebenarnya?
Profil Cak Nun
Cak Nun dikenal luas sebagai ulama, budayawan, sekaligus pemikir yang kerap menyuarakan pandangan kritis terhadap persoalan sosial, budaya, dan kemanusiaan. Ia memiliki nama lengkap Muhammad Ainun Nadjib dan juga akrab disapa Mbah Nun.
Sejumlah sumber menyebutkan bahwa Cak Nun merupakan figur multidisipliner. Ia aktif sebagai seniman, penyair, sastrawan, penulis, filsuf, cendekiawan, pemikir Islam, hingga pekerja sosial. Bidang yang ia geluti pun sangat beragam, mulai dari sastra, teater, tasawuf, tafsir, filsafat, musik, pendidikan, kesehatan, hingga isu-isu keislaman.
Tak sedikit yang menilai Cak Nun sebagai pribadi “multi-dimensi”. Pria kelahiran 27 Mei 1953 ini merupakan salah satu intelektual Muslim berpengaruh di Indonesia.
Cak Nun adalah anak keempat dari 15 bersaudara. Tokoh asal Jombang tersebut pernah menikah dengan Neneng Suryaningsih pada 1978 dan berpisah pada 1985. Ia kemudian menikah dengan Novia Kolopaking pada 1997.
Dari pernikahannya, Cak Nun dikaruniai lima orang anak, yakni Sabrang Mowo Damar Panuluh (Noe Letto), Ainayya Al-Fatihah, Aqiela Fadia Haya, Jembar Tahta Aunillah, dan Anayallah Rampak Mayesha.
Riwayat Pendidikan
Pendidikan dasar Cak Nun ditempuh di Jombang dan diselesaikan pada 1965. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Muhammadiyah di Yogyakarta. Setelah itu, Cak Nun sempat menimba ilmu di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, meski tidak menyelesaikan pendidikannya di sana.
Ia diketahui keluar dari Gontor setelah memimpin aksi demonstrasi terhadap kebijakan pimpinan pondok yang menurutnya kurang tepat. Usai meninggalkan Gontor, Cak Nun kembali ke Yogyakarta dan melanjutkan pendidikan di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta hingga lulus pada 1971.
| Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Anggota TNI Pangkat Kapten dan Letnan AU dan AL |
|
|---|
| Bongkar Peran Roy Suryo di Buku Jokowi's White Paper, Rismon Sianipar: Cuma Tulis 50 Halaman |
|
|---|
| Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Diduga Oknum TNI, Reaksi Kapuspen: Mohon Bersabar |
|
|---|
| Alasan Sebenarnya Dokter Tifa Mendadak Rehat dari Kasus Ijazah Jokowi, Singgung Keputusan Rismon |
|
|---|
| Susno Duadji Kasihan Melihat Rismon Sianipar Usai Akui Ijazah Jokowi Asli: Betapa Kasihannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/cak-nun-kolase.jpg)