Makan Bergizi Gratis

Mulai Muncul Aksi Demo Menu MBG, Warga Pati Ddatangi SPPG Tlogowungu 1, Massa PMII ke DPRD Bulukumba

Gelombang kritik seputar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin kencang.

|
Editor: Juang Naibaho
Kompas.com
DEMO MENU MBG - Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Warga Tlogowungu Bersatu melakukan aksi damai di depan SPPG Tlogowungu 1 dengan membawa sound sistem di Kabupaten Pati, Jawa Tengah,, Jumat (27/2/2026).(KOMPAS.com/ Kafi) 

TRIBUN-MEDAN.com - Gelombang kritik seputar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin kencang.

Fenomena yang mencuat belakangan ini adalah menampilkan video atau foto menu MBG yang diterima siswa.

Menu yang dianggap tak sesuai dengan gizi ataupun harga yang disampaikan pemerintah, sontak langsung ramai dan viral. 

Aksi mengkritisi menu MBG secara langsung juga terjadi. Setidaknya terjadi dua aksi massa yang mengkritik menu MBG pada Jumat (27/2/2026) siang.

Pertama menyasar SPPG Tlogowungu 1, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kemudian aksi massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang melakukan demo di gedung DPRD.

Baca juga: TERBARU Kebijakan BGN, Dadan Hindaya: Tiap SPPG Diberi Rp500 Juta per Hari untuk MBG

Demo SPPG Tlogowungu 1

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Warga Tlogowungu Bersatu menggelar aksi di depan SPPG Tlogowungu 1, Jumat siang (27/2/2026). 

Warga mempertanyakan menu program MBG yang dinilai tidak sesuai dengan anggaran dari pemerintah.

Demo dilakukan oleh Warga Tlogowungu karena ketidakpuasan dalam bekerja yang dilakukan SPPG Tlogowungu 1.

Dikutip dari Kompas.com, ada tujuh orang yang melakukan aksi tersebut. Aksi dimulai di depan GOR Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu.

Usai menyampaikan orasi singkat, warga bergerak menuju SPPG Tlogowungu 1 untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada kepala satuan pelayanan.

Aksi yang awalnya diikuti tujuh orang itu sempat menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan Pati–Tlogowungu.

Sejumlah warga terlihat berhenti untuk menyaksikan bahkan mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel.

Koordinator aksi, Muhammad Ali Sobbri, menyampaikan bahwa menu MBG yang dibagikan kepada siswa hanya berupa satu buah jeruk kecil, empat butir telur puyuh, dan satu roti kering.

Menurutnya, paket tersebut jika dihitung berdasarkan harga pasaran hanya bernilai sekitar Rp 5 ribu.

“Menu yang dibagikan ke anak-anak katanya Rp 8 ribu. Tapi kami buktikan di lapangan, itu hanya sekitar Rp 5 ribu. Sisa Rp 3 ribu itu ke mana?” ujarnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved