Berita Viral

Ketua BEM UGM Minta Prabowo Bertaubat Politik, Tiyo: Saya Orang Pertama yang Akan Mendukungnya

jika Prabowo mau bertaubat dan menjadi presiden yang baik, ia akan menjadi salah satu orang pertama yang mendukungnya.

Kompas.com
Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM Diteror Usai Ngadu ke UNICEF (Kompas.com) 

TRIBUN-MEDAN.com - Ketua BEM Universitas Gadjah Mada, Tiyo Ardianto, berharap Presiden Prabowo Subianto bertaubat secara politik, di tengah kritiknya terhadap pemerintah.

Jika Prabowo mau bertaubat dan menjadi presiden yang baik, Tiyo akan menjadi salah satu orang pertama yang mendukungnya.

Ia menekankan bahwa perubahan sikap presiden bisa membuka peluang bagi dukungan publik yang tulus.

Pernyataan itu disampaikan Tiyo dalam podcast di kanal YouTube Terus Terang Media, Rabu (25/1/2026) malam.

Baca juga: HARTA Kekayaan Istri Gubernur Kaltim yang Jadi Sorotan Outfitnya, Ada Utang Ratusan Miliar

Awalnya, ia mengungkap bahwa dirinya pernah diundang ke Istana oleh Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2025 lalu.

Tiyo secara terbuka menyatakan telah menolak undangan resmi tersebut.

“Saya sudah diundang untuk ke istana di bulan Agustus dan saya menolaknya.

Jadi enggak usah bicara kalau.

Kita sudah pernah nolak itu,” kata Tiyo.

Ia menilai seluruh kritiknya sudah dapat diakses publik tanpa harus bertemu langsung.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto saat menunjukan teror dalam bentuk pesan yang masuk ke handphonenya, Jumat (13/02/2026).(KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA)
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto saat menunjukan teror dalam bentuk pesan yang masuk ke handphonenya, Jumat (13/02/2026).(KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA) (Kompas.com)

Baca juga: FAKTA Praktik Korupsi di Bea dan Cukai Sangat Rapi, Ada Safe House Hingga Mobil Khusus

“Seluruh yang kita sampaikan itu bisa ditonton sendiri oleh Presiden lewat podcast.

Jadi enggak perlu ketemu," kata dia.

Tiyo menegaskan bahwa sikap kritisnya bukan reaksi spontan.

“Kita itu tidak tiba-tiba marah ke presiden.

Kita itu sudah sejak setahun yang lalu banyak mengkritik kebijakan-kebijakan publik yang dihasilkan dari rezim Prabowo Subianto dan Gibran Rakabumi," kata Tiyo.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved