Berita Viral

HOTMAN PARIS Soroti Kasus Raditia: Potret Dugaan Kesalahan Peradilan di Lombok

Hotman Paris kembali mencuat dalam sorotan publik setelah ia membongkar dugaan kejanggalan dalam kasus pembunuhan yang menjerat Raditia

Editor: AbdiTumanggor
DOK Warta Kota/Indri Fahra
HOTMAN PARIS: Pengacara Hotman Paris Hutapea 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pengacara kondang Hotman Paris membongkar dugaan kejanggalan dalam kasus pembunuhan yang menjerat Raditia, seorang pemuda asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam rapat bersama Komisi III DPR RI, Kamis (26/2/2026), pengacara Hotman Paris Hutapea membawa dua kasus yang diduga kuat menjadi korban salah sasaran hukum atau miscarriage of justice, yaitu kasus ABK Fandi Ramadhan dan kasus penganiayaan mahasiswi di Lombok.

Hotman menegaskan bahwa perkara ini sarat tanda tanya dan berpotensi menjadi miscarriage of justice—kesalahan peradilan yang menghukum orang yang tidak bersalah.

Perkara bermula ketika Raditia bertemu dengan kekasihnya di sebuah pantai di Lombok.

Pantai tersebut disebut berada di kawasan ramai dan dekat hotel besar.

Namun, sehari setelah pertemuan itu, sang kekasih tidak kunjung pulang.

Pencarian keluarga berujung pada penemuan jasad korban tiga hingga empat hari kemudian.

Yang mengejutkan, Raditia ditemukan hanya sekitar 100 meter dari lokasi jasad, dalam kondisi babak belur dan tak sadarkan diri.

Luka-luka serius di tubuhnya menimbulkan pertanyaan besar: jika ia pelaku, mengapa ia tidak melarikan diri dan justru ditemukan dalam keadaan pingsan?

Beberapa bulan setelah kejadian, Raditia ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.

Hotman mempertanyakan logika hukum dalam penetapan tersebut.

Tidak ada saksi mata yang melihat langsung peristiwa, sementara kondisi fisik Raditia justru menunjukkan ia menjadi korban penganiayaan.

“Kalau memang dia pelaku pembunuh, kenapa dia masih ada di situ pingsan? Mukanya bonyok semua. Dan tidak ada satu pun saksi yang melihat kejadian,” tegas Hotman dalam forum DPR.

Ia juga menyinggung adanya dugaan pelaku lain.

Raditia disebut sempat mengaku melihat sosok tertentu yang bahkan sudah dibuatkan sketsa, namun hingga kini tidak ada tindak lanjut dari aparat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved