Berita Viral

Ngamuk Ngaku Polisi Ternyata Positif Narkoba, Pelaku Pemukulan 3 Pegawai SPBU Resmi Tersangka

Awalnya galak hajar tiga pegawai SPBU, nasib pria berinisial JMH (31), akhirnya digelandang ke sel tahanan.

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Ist/Tribunnews
PEGAWAI SPBU DIANIAYA - Pelaku pelaku penganiayaan terhadap 3 pegawai SPBU di Jalan Bekasi Timur Raya, Cipinang jadi tersangka. Pria yang mengaku anggota Polri tersebut juga positif gunakan narkoba, Saat diperiksa ternyata bukan anggota Polri. 

Ringkasan Berita:Penganiaya 3 Pegawai SPBU Jadi Tersangka
 
  • Nasib pria berinisial JMH (31), akhirnya digelandang ke sel tahanan, resmi jadi tersangka penganiayaan terhadap tiga pegawai SPBU
  • Saat dilakukan tes urine, dia positif mengonsumsi sabu, ganja, serta ekstasi.
  • Kasus tersebut sempat viral di media sosial karena pelaku mengaku sebagai anggota Polri.
  • Pelaku ngaku polisi tapi hasil pemeriksaan memastikan tersangka bukan anggota Polri
  • Ia sebelumnya teriak 'mobil jenderal' dan 'Kapolda', desak isi BBM Pertalite

 

TRIBUN-MEDAN.com - Awalnya galak hajar tiga pegawai SPBU, nasib pria berinisial JMH (31), akhirnya digelandang ke sel tahanan.

JMH resmi ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan terhadap tiga pegawai SPBU di Cipinang Muara, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Dalam pemeriksaan petugas, pelaku yang sempat mengaku sebagai anggota Polri itu dipastikan warga sipil.

Saat dilakukan tes urine, dia positif mengonsumsi sabu, ganja, serta ekstasi.

PEMUKULAN PEGAWAI SPBU - Mobil yang hendak mengisi pertalite tetapi barcode berbeda, Senin (23/2/2026). Pengisian pertalite ditolak, memicu pemukulan terhadap 3 pegawai SPBU
PEMUKULAN PEGAWAI SPBU - Mobil yang hendak mengisi pertalite tetapi barcode berbeda, Senin (23/2/2026). Pengisian pertalite ditolak, memicu pemukulan terhadap 3 pegawai SPBU (Istimewa/Kamera CCTV SPBU))


Adapun kasus tersebut sempat viral di media sosial karena pelaku mengaku sebagai anggota Polri.

"Tersangka telah diamankan dan saat ini diproses oleh penyidik Polres Metro Jakarta Timur,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Kamis (26/2/2026).

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 22.10 WIB di SPBU Cipinang. 

Budi menjelaskan, kejadian bermula saat tersangka datang menggunakan mobil Toyota Vellfire untuk mengisi BBM subsidi jenis Pertalite. 

PEGAWAI SPBU DIANIAYA - Pegawai SPBU di Jalan Bekasi Timur Raya, Cipinang,  menjadi korban penganiayaan seorang pria yang mengaku anggota Polri.Pelaku positif gunakan narkoba, ternyata bukan anggota polisi
PEGAWAI SPBU DIANIAYA - Pegawai SPBU di Jalan Bekasi Timur Raya, Cipinang, menjadi korban penganiayaan seorang pria yang mengaku anggota Polri.Pelaku positif gunakan narkoba, ternyata bukan anggota polisi (TRIBUN MEDAN/TribunJakarta.com/Bima Putra/Bima Putra)

 Namun, pengisian ditolak karena hasil pemindaian barcode tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan.


“Penolakan tersebut memicu emosi tersangka hingga melakukan kekerasan terhadap tiga pekerja SPBU yang sedang bertugas,” ujar Budi.

Akibat kejadian itu, tiga pegawai berinisial LH, AM, dan AKA mengalami luka memar di wajah dan kepala. 

Salah satu korban melapor ke Polsek Pulo Gadung pada 23 Februari 2026. 

 Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi, mengamankan rekaman CCTV, serta menyita sejumlah barang bukti.

Budi menegaskan, hasil pemeriksaan memastikan tersangka bukan anggota Polri dan tidak memiliki keterkaitan dengan institusi kepolisian.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved