Berita Viral

Pengakuan Ibu Tiri NS Dituduh Siram Air Panas ke Anak Sambung: Saya Tidak Sekejam yang Dituduhkan

Lewat pesan voice note Whatsapp, TR menegaskan tidak pernah menyiram air panas ke tubuh NS.

TRIBUN MEDAN/Tribun Bogor
BOCAH TEWAS DI SUKABUMI - Bocah di Sukabumi Ngaku Disiksa Ibu Tiri Sebelum Tewas, Tubuh Melepuh: Disuruh Minum Air Panas 

TRIBUN-MEDAN.com - Rawat NS (12) anak sambungnya sejak duduk di kelas 3 SD, TR ibu tiri disorot setelah dituduh melakukan penganiayaan hingga membuat korban meninggal membantah keras hal tersebut.

Lewat pesan voice note Whatsapp, TR menegaskan tidak pernah menyiram air panas ke tubuh NS.

 "Saya berharap semoga ada kemukjizatan dari yang Mahakuasa karena bukan seperti ini yang saya harapkan, dan tidak sekejam itu seperti yang dituduhkan oleh para netizen.

Netizen itu memang yang mahabenar segalanya, tetapi kan tidak seperti itu sebenarnya, bukan kaya begitu," kata NS melansir dari Kompas.com, Minggu (22/2/2026).

Lebih jauh, luka melepuh pada tubuh NS disebut TR akibat panas yang melanda almarhum.

"Terkait penyiraman yang kaya gitu, itu tidak benar dan tidak ada, jujur itu kalaupun ada kulit yang melepuh (pada NS), itu faktor dari panas dalam gitu, terus akibat (ada dugaan penyakit yang diderita NS), jadi tidak ada yang namanya penyiraman air panas, ataupun minum air panas tidak pernah ada, saya tidak kejam seperti yang dituduhkan netizen," lanjut TR.

Dirinya kini hanya pasrah atas apa yang telah terjadi.

TR kemudian menegaskan kembali, bahwa ia tidak melakukan soal penyiraman air panas seperti yang dituduhkan itu 

Dia berujar bahwa kini tinggal waktu yang menjawab.

 "Biar waktu yang menjawab semuanya, biar waktu yang menjawab segalanya seperti apa kebenaran dan keasliannya," ujar TR.

MANANGIS: Anwar Satibi (kiri) Ayah korban dari bocah berinisial NS (12 tahun), menangis pilu di pangkuan ayah angkatnya saat Jenazah sang anak dikeluarkan dari ruang autopsi untuk dibawa ke mobil ambulans. Jumat (20/2/2026) siang
MANANGIS: Anwar Satibi (kiri) Ayah korban dari bocah berinisial NS (12 tahun), menangis pilu di pangkuan ayah angkatnya saat Jenazah sang anak dikeluarkan dari ruang autopsi untuk dibawa ke mobil ambulans. Jumat (20/2/2026) siang (Dokumentasi/Kompas.com/RIKI ACHMAD SAEPULLOH)

Kronologi

Kasus ini kini viral di media sosial setelah muncul dugaan bahwa NS tewas akibat penganiayaan berat oleh ibu tirinya.

Kejadian bermula saat ayah korban, Anwar Satibi, sedang bekerja di luar kota sebagai teknisi pemasangan gigi panggilan.

Setelah dua hari meninggalkan rumah, Anwar mendapatkan panggilan telepon yang mendesak dari istrinya.

“Saya ditelepon istri, katanya, ‘Yah pulang, si Raja tidak damang (sakit), sudah ngelantur, panas,’” ujar Anwar 

Anwar segera pulang dengan perasaan cemas.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved